TEHERAN, KOMPAS.TV - Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC) mengecam serangan Israel ke ladang gas Pars Selatan, Iran, Rabu (18/3/2026).
IRGC mengancam akan mengirim serangan balasan ke fasilitas minyak dan gas di Teluk Arab.
IRGC menyatakan akan menargetkan lima fasilitas di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, serta Qatar.
Menurut IRGC, serangan balasan Iran akan diluncurkan "dalam waktu beberapa jam."
Fasilitas yang diancam serangan balasan Iran di antaranya adalah fasilitas penyulingan minyak SAMREF dan kompleks petrokimia Jubail di Arab Saudi, ladang gas Al-Hosn di UEA, serta penyulingan minyak Ras Laffan dan kompleks petrokimia Mesaieed di Qatar.
Sebelumnya, pasukan Israel dilaporkan menyerang ladang gas Pars Selatan yang terletak di lepas pantai Provinsi Bushehr, Iran. Pars Selatan diketahui merupakan ladang gas terbesar di dunia.
Baca Juga: Dirumorkan Tewas, Netanyahu Pamer Masih Hidup dan Unggah Video
Kementerian Perminyakan Iran menyatakan, serangan Israel menimbulkan kerusakan di fasilitas pengolahan gas. Namun, tidak ada korban manusia yang dilaporkan dalam serangan ini.
Seorang juru bicara IGRC mengecam serangan Israel tersebut dan menyatakan pihaknya akan menyerang fasilitas energi di Timur Tengah "hingga menjadi abu."
"Ini adalah peringatan yang jelas dan tegas terhadap para kriminal yang menyerang infrastruktur minyak dan energi Iran di selatan negara kami," kata juru bicara IRGC tersebut dikutip Al Jazeera.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- perang iran
- israel serang ladang gas
- ladang gas terbesar dunia
- irgc
- iran serang fasilitas energi





