Cuaca Jakarta Panas Mendidih, Wamenkes Ingatkan Bahaya Heatstroke

cnbcindonesia.com
17 jam lalu
Cover Berita
Foto: CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Suhu udara semakin panas dalam beberapa waktu terakhir memicu meningkatnya gangguan kesehatan. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kondisi tubuh agar tidak terpapar cuaca ekstrem.

Heatstroke merupakan kondisi serius akibat paparan panas berlebih yang menyebabkan suhu tubuh meningkat secara drastis, akibat aktivitas fisik berat di lingkungan panas. Hal ini dapat membahayakan jiwa jika tidak segera ditangani.

"Sebenarnya heatstroke dan sebagainya itu karena faktor cuaca yang panas. Jadi disesuaikan saja bahwa kalau misalnya dia kuat berpuasa, dia teruskan berpuasa. Kalau nggak kuat dia bisa bayar fidyah dan bayar setelah bulan puasa," kata Dante, dikutip dari detikcom, Rabu (18/3/2026).


Baca: Mabuk Perjalanan Tapi Lupa Bawa Obat, Menkes Punya Tips Rahasia Ini!

Dari perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu di wilayah Jakarta diperkirakan meningkat signifikan.

Fenomena ini diprediksi berlangsung selama satu hingga tiga hari ke depan, sehingga masyarakat diminta untuk melakukan langkah antisipasi guna menghindari dampak buruk dari tubuh.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa paparan suhu tinggi yang berlebihan dapat memicu berbagai gangguan fungsi tubuh.

Mulai dari masalah yang umum seperti kekurangan cairan atau dehidrasi, hingga kondisi yang lebih serius seperti kelelahan hebat (heat exhaustion) dan serangan panas (heatstroke) yang bisa berakibat fatal.

"Paparan dari cuaca panas yang tinggi juga bisa memicu pusing, kram otot, gangguan kardiovaskular, pernapasan dan bisa juga terjadi iritasi kulit," ucap Ani dikutip dari Antara.

Beberapa kelompok tertentu seperti pekerja lapangan yang erpapar matahari langsung, anak-anak, ibu hamil, serta kelompok lanjut usia (lansia) wajib lebih berhati-hati.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat disarankan untuk meningkatkan konsumsi air putih guna menjaga hidrasi tubuh. Hal yang perlu diperhatikan adalah membatasi minuman seperti kopi dan teh yang bersifat diuretik, serta menghindari makanan dengan kandungan garam tinggi.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Tren Kecantikan Perawatan Botox hingga Filler Untuk Anak Muda

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Soleman Ponto: Sebenarnya Hubungan BAIS dengan KontraS itu Dekat Sekali
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
49 Ribu Kendaraan Sudah Melintasi GT Kalikangkung
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Stasiun Gambir Padat di Puncak Arus Mudik Lebaran
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Arus Mudik Lebaran 2026, Bandara Soekarno-Hatta Layani 184 Ribu Penumpang
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Kakorlantas: Puncak Arus Mudik Rabu Malam 18 Maret, 250 Kendaraan Melintas
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.