Israel Sebut Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmail Khatib dalam Sebuah Serangan

bisnis.com
19 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Pasukan Pertahanan Israel (Israel's Defence Forces/IDF) menyatakan Menteri Intelijen Iran Esmail Khatib telah tewas dalam serangan yang ditargetkan di Tehran.

Dilansir dari CNBC, Rabu (18/3/2026), hal tersebut menandai pembunuhan ketiga terhadap pejabat tinggi Iran dalam dua hari terakhir.

"Khatib memiliki peran penting selama terjadinya protes di wilayah Iran baru-baru ini, termasuk penangkapan dan pembunuhan demonstran, serta memimpin kegiatan teror terhadap warga Israel dan Amerika di seluruh dunia," tulis IDF dalam sebuah postingan di media sosial.

IDF menambahkan, Esmail juga beroperasi melawan warga Iran selama protes Mahsa Amini pada periode 2022-2023. Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengkonfirmasi kematian Khatib dalam sebuah unggahan di X.

“Pembunuhan pengecut terhadap rekan-rekan saya yang terhormat, Esmail Khatib, Ali Larijani, dan Aziz Nasirzadeh, bersama beberapa anggota keluarga dan tim yang menyertainya, telah membuat kami berduka cita yang mendalam,” tulis Pezeshkian.

Hal ini terjadi setelah Israel mengatakan pada Selasa (17/3/2026) bahwa pejabat keamanan tertinggi Iran, Ali Larijani, dan komandan pasukan Basij Iran, Gholamreza Soleimani, telah tewas. Kantor berita peradilan resmi Iran kemudian mengkonfirmasi pembunuhan Soleimani, seperti yang dilaporkan Associated Press.

Baca Juga

  • Militer Bahrain Cegat Ratusan Rudal dan Drone sejak Iran Balas Serangan Israel-AS
  • Pejabat Keamanan Senior AS Umumkan Mundur, Kritik Perang dengan Iran
  • Fokus Perang Iran, Trump Minta KTT dengan Xi Jinping Ditunda

Sementara, melansir Al Jazeera, upacara pemakaman telah diadakan di Teheran untuk kedua pemimpin Iran tersebut. Menurut Press TV, upacara pemakaman berlangsung pada hari ini. Para pejabat dan pelayat berkumpul untuk menghormati kedua tokoh tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran menegaskan bahwa pembunuhan Larijani tidak akan memberikan pukulan fatal bagi kepemimpinan Iran.

Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera yang ditayangkan setelah pembunuhan Larijani dikonfirmasi oleh Teheran, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel belum menyadari bahwa pemerintah Iran tidak bergantung pada satu individu saja.

Al Jazeera melaporkan dari Tepi Barat bahwa analis militer Israel menganggap Khatib sebagai tokoh tepercaya yang dekat dengan pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei.

“Menurut sumber-sumber Israel, mereka mengatakan bahwa mereka telah mengumpulkan intelijen yang memungkinkan mereka dalam 24 jam terakhir untuk mengumumkan kematian tiga pejabat senior Iran,” kata Ibrahim.

Katz juga mengumumkan bahwa dia dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah memberikan wewenang tetap kepada militer Israel untuk melenyapkan pejabat senior Iran lainnya yang menjadi target mereka tanpa persetujuan kasus per kasus.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Langit Israel Dibombardir! Penampakan Rudal Klaster Iran Hujani Tel Aviv
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Dubes Iran Apresiasi Solidaritas Masyarakat Indonesia, Sebut AS-Israel Langgar Etika Internasional
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Jakarta Tawarkan Beragam Wisata Menarik untuk Libur Lebaran 2026, dari Festival Imersif hingga Tur Sejarah
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Muhammadiyah Rayakan Lebaran Jumat Besok, Ini Daftar Lokasi Salat Idulfitri di Depok
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Jelang Lebaran 2026, 124.000 Penumpang dan 19.000 Kendaraan Menyeberang dari Pelabuhan Merak 
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.