Antrean Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Jadi Sorotan DPR

republika.co.id
17 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI, – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menyoroti masalah antrean panjang di penyeberangan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali. Masalah ini, menurutnya, berpotensi mengganggu ekonomi jika tidak segera diatasi.

Bambang menyatakan bahwa keterbatasan dermaga menjadi penyebab utama antrean yang kian memanjang, terutama saat arus mudik dan libur Lebaran. Hal ini berdampak langsung pada angkutan logistik yang sangat vital karena jalur ini menghubungkan Pulau Jawa dan Bali, destinasi wisata kelas dunia.

Perkembangan pariwisata yang pesat di kawasan ini juga berdampak pada sektor logistik. Bambang menegaskan, ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan jumlah dermaga di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk guna mengakomodasi lebih dari 20 kapal yang saat ini menganggur.

"Dengan penambahan dermaga, kapasitas angkut dapat ditingkatkan hingga 30 persen," ujar Bambang, yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat. Menurutnya, hal ini penting untuk mencegah lonjakan harga barang akibat kekurangan pasokan selama musim liburan.

Bambang menekankan bahwa hambatan logistik seperti kemacetan yang bisa mencapai lebih dari 10 jam dapat memicu inflasi tinggi dan menghambat pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, distribusi logistik harus dilancarkan, terutama selama musim liburan ketika kebutuhan meningkat.

/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%}
.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dia mencontohkan praktik di negara-negara seperti China, Jepang, Amerika Serikat, Eropa, dan Malaysia, di mana distribusi logistik tetap berjalan selama liburan untuk memastikan ketersediaan barang dan stabilitas harga di masyarakat.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Misteri Pembunuhan Mayat Perempuan yang Ditemukan di Tumpukan Sampah di Sumut
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Panas! Iran Tutup Selat Hormuz, AS Ajak Sekutu Kawal Kapal: Siapa Kuat? Ini Kata Pengamat-Peneliti
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
One Way Tol Kalikangkung Diperpanjang hingga Salatiga, Volume Kendaraan Naik
• 21 jam lalumatamata.com
thumb
Barang yang Tanpa Disadari Bikin Rumah Terlihat Berantakan
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Belum Ada Pembatasan, ESDM Pastikan Pasokan BBM Aman Jelang Idulfitri
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.