Poin-poin Pernyataan TNI soal 4 Anggota BAIS Terlibat Penyiraman Air Keras

detik.com
14 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Mabes TNI buka suara terkait kasus penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. TNI mengatakan empat prajuritnya terlibat dan telah diamankan.

Keterangan TNI itu disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di Mabes TNI, Jakarta, pada Rabu (18/3/2026). Empat prajurit TNI terduga pelaku merupakan anggota BAIS yang berasal dari matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).

detikcom merangkum sejumlah keterangan terbaru dari TNI terkait kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Berikut uraiannya:

4 Prajurit Ditahan Puspom TNI

Puspom TNI menahan empat anggota TNI yang diduga melakukan penyiraman air keras kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus. Puspom TNI juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

"Melakukan kegiatan membuat laporan polisi, mungkin nanti dari saksi korban. Kemudian melakukan penahanan sementara kepada terduga empat orang tadi," kata Danpuspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto dalam jumpa pers di Mabes TNI.

Baca juga: PDIP Dorong Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Disidangkan di Peradilan Umum

Puspom TNI juga akan mengajukan permohonan visum ke RSCM. "Kita akan mengajukan permohonan visum et repertum ke RSCM," lanjutnya.

Para tersangka kini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan. Mereka akan ditahan di Pomdam Jaya.

"Para tersangka sudah kita amankan sudah kita lakukan pemeriksaan di Puspom TNI. Untuk tempat penahanannya, kita akan lakukan penahanan dititipkan di Pomdam Jaya, di sana ada tahanan super security maximum," tuturnya.

Adapun keempat pelaku itu berinisial NDP, SL, BWH dan ES. Puspom TNI tengah melakukan pendalaman.

"Ini sekarang yang diduga 4 tersangka sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan," kata Yusri.

Baca juga: Polisi Tegaskan Wajah Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS dari CCTV Bukan AI

Anggota BAIS, Berpangkat Perwira

Para terduga pelaku ini baru diserahkan ke Puspom TNI pada pagi hari ini. Danpuspom TNI Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto menyebut keempat pelaku merupakan anggota Denma BAIS TNI dengan matra angkatan laut (AL) dan angkatan udara (AU).

"Kami sampaikan bahwa keempat yang diduga pelaku ini semuanya anggota dari Denma BAIS TNI, bukan dari satuan mana-mana tapi dari Denma BAIS TNI," kata Mayjen Yusri saat konferensi pers di Mabes TNI.

"Dari AL dan AU," imbuh dia menjawab pertanyaan.




(ygs/ygs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga China Ramai-ramai Masuk Islam, Ternyata Ini Alasannya
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Hewan Peliharaan Ikut Mudik Naik Kereta Api, Berapa Tarifnya?
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Mudik Lebaran 2026 Lebih Aman: Ini Peran Penting di Balik Transportasi, Internet Lewat Sistem Pengawasan Fasilitas Mudik 2026
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
PTPN Group berangkatkan 2.795 pemudik gratis gunakan 70 unit bus
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Israel Klaim Bunuh Menteri Intelijen Iran dalam Serangan di Teheran
• 15 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.