Fraksi DPR Sepakat Bentuk Panja Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komisi III: Kawal Prosesnya

liputan6.com
22 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Seluruh fraksi di DPR RI menyatakan sepakat untuk membentuk Panitia Kerja (Panja) tentang penyiraman air keras pada aktivis Andrie Yunus.

Anggota Komisi III DPR Safaruddin menyatakan Panja dibentuk untuk mengawal agar bukan hanya pelaku lapangan melainkan juga aktor intelektual bisa diungkap dan diproses hukum.

Advertisement

BACA JUGA: Semua Fraksi Sepakat, DPR Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus KontraS

"Dibentuknya Panja untuk mengawal selanjutnya penyidikannya, pengembangannya, kemudian nanti di dalam persidangan. Sehingga Komisi III akan mengawal itu. Dan mudah-mudahan di dalam kasus ini ada pelaku, ada yang membantu, dan ada aktor intelektual. Ini yang kita akan ungkap, makanya kita bentuk Panja untuk mengawal ke depan," kata Safaruddin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Safaruddin menyebut kemungkinan perkembangan ke depan akan ada penambahan pelaku yang bisa jadi dari kalangan sipil.

"Tentunya nanti pelaksanaannya karena kemungkinan ini berkembang kasusnya, bukan dari rekan-rekan TNI sendiri yang terlibat, tentunya ada mungkin orang sipil yang terlibat karena perkembangan segala macam lagi penyidikannya," kata dia.

Sebelumnya, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menduga pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, lebih dari empat orang. Dua eksekutor sudah diidentifikasi, masing-masing berinisial BHC dan MAK.

"Berdasarkan keterangan 15 saksi dan analisis barang bukti serta Satu Data Polri, saat ini kami menduga dapat kami informasikan bahwa dua orang yang tadi kami tunjukkan tersebut dari Satu Data Polri ini satu inisial BHC, dua inisial MAK," ucap Iman saat konferensi pers, Rabu (18/3/2026).

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lebaran Hemat dan Wajah Perayaan Istana Kepresidenan
• 2 menit lalukompas.id
thumb
Prediksi Lebaran Idul Fitri 2026 NU Bakal Sama atau Beda dari Muhammadiyah? Ini Jawabannya
• 6 jam laludisway.id
thumb
Tegakkan Keadilan Fiskal, Bea Cukai Periksa 82 Kapal Pesiar Mewah di Ancol
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menteri PKP Bersama Kasal Bagikan 2.000 Paket Sembako
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Trump Dorong Israel-Iran Hentikan Serangan ke Fasilitas Energi
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.