Anak Kena Peluru Nyasar Saat Main di Taman, Begini Nasibnya

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Tim kepolisian menyelidiki tempat kejadian usai Seorang pria berusia 60 tahun ditangkap setelah diduga menembakkan sekitar 50 peluru ke jalan yang ramai, melukai lebih dari selusin orang. Insiden itu terjadi di wilayah Inner West, Sydney, pada Minggu malam, dan penangkapan dilakukan pada Senin (6/10/2025). (Tangkapan Layar Video AFP/ABC)

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang anak terkena peluru nyasar saat sedang bermain di taman hingga mengalami luka di bagian leher. Insiden ini terjadi ketika peluru diduga melenceng dari area latihan militer di dekat lokasi kejadian.

Peristiwa terjadi di sebuah taman bermain di Daegu pada Senin (16/3/2026) waktu setempat. Anak yang identitasnya dirahasiakan itu segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Beruntung, kondisinya dilaporkan tidak mengancam jiwa dan anak tersebut telah diperbolehkan pulang.


Baca: PM Israel Ini Ditembak Orang Tak Dikenal, Nyawanya Tak Tertolong

Menanggapi peristiwa tersebut, Tentara Angkatan Darat Korea Selatan langsung menghentikan sementara latihan menembak senjata api individu di seluruh wilayah. Langkah ini diambil sembari menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

"Angkatan darat telah menghentikan semua latihan menembak senjata api individu menyusul insiden tersebut," kata Bae Seok-jin, kepala kantor hubungan masyarakat angkatan darat, dalam konferensi pers Selasa, seperti dikutip AFP.

Ia menambahkan, latihan menembak memang tengah berlangsung saat kejadian. Saat ini, pihak militer tengah melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti peluru bisa keluar dari area latihan.

Seorang pejabat militer, seperti dikutip kantor berita Yonhap, menyebutkan bahwa ujung peluru ditemukan di luka korban saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Insiden ini menambah daftar kecelakaan terkait aktivitas militer di wilayah tersebut. Pada 2020, seorang caddy golf di Jeolla Selatan dilaporkan pingsan setelah terkena peluru nyasar dari lapangan tembak militer terdekat dan harus menjalani operasi darurat, namun selamat.

Selain itu, pada tahun lalu, dua jet tempur secara tidak sengaja menjatuhkan delapan bom di sebuah desa dekat perbatasan dengan Korea Utara saat latihan gabungan dengan pasukan Amerika Serikat (AS), yang mengakibatkan hampir 30 orang terluka.


(tfa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Harga Minyak Global Melojak Dekati USD 120, Korsel Batasi Harga BBM

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Posko Kesehatan PLBN Skouw Beroperasi Sambut Mudik Lebaran 2026
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bea Cukai Jakarta periksa izin dan kepabeanan 82 kapal pesiar
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
TNI Ungkap Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Berpangkat Serda, Lettu hingga Kapten
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Munafri Instruksikan Camat dan Lurah Kawal Takbiran
• 2 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Cerita Ibu Wulan, Nasabah PNM Mekaar yang Berjualan Daun Jeruk hingga Mampu Bangun Rumah dan Sekolahkan Anak
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.