4 Oknum TNI Ditahan Terkait Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

celebesmedia.id
2 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menahan empat personel TNI yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Komandan Puspom TNI, Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto, menyampaikan bahwa keempat terduga pelaku saat ini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Jadi, sekarang yang diduga keempat tersangka ini sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan," kata Yusri di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (17/3).

Ia juga mengonfirmasi bahwa seluruh terduga merupakan anggota TNI yang bertugas di Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS) TNI. Empat orang tersebut berinisial NDP, SL, BWH, dan ES.

"Kami sampaikan bahwa keempat yang diduga pelaku ini semuanya anggota dari Denma BAIS TNI ya. Jadi, bukan dari satuan mana-mana, tapi dari Denma BAIS TNI," ujarnya.

Meski demikian, hingga kini pihak Puspom TNI masih mendalami motif di balik aksi penyiraman air keras tersebut. Pemeriksaan terhadap para tersangka masih terus berlangsung.

"Jadi, kita juga masih mendalami apa nih motifnya ya dari empat yang diduga pelaku tadi," kata Yusri.

Keempat tersangka terancam dijerat Pasal 467 KUHP ayat 1 dan 2 dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Yusri menegaskan bahwa Puspom TNI akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan. Ia memastikan seluruh proses hukum akan berjalan sesuai prosedur dan hasil penyidikan akan dibuka secara jelas dalam persidangan.

"Puspom TNI akan bekerja secara profesional ya. Kita nanti akan sampaikan bagaimana tahap-tahap mulai nanti proses penyidikan, pemberkasan, kemudian pada saat nanti penyerahan berkas itu kepada Oditur Militer ya, sehingga nanti sampai dalam proses persidangan," tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Respons Bantahan Gus Alex Terima Aliran Dana Korupsi Kuota Haji: Nanti Terungkap di Persidangan
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Pemudik di Pelabuhan Ciwandan Beli Tiket di Calo Rp 90 Ribu, Diduga Palsu
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Patra Niaga Jamin Distribusi Energi di Jawa Barat
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dubes Iran Apresiasi Dukungan Indonesia, Buka Jalur Donasi Resmi
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
H-3 Lebaran, Suasana Stasiun KCIC Halim Tampak Lenggang
• 2 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.