JAKARTA, DISWAY.ID-- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan untuk mengusut tuntas penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kapolri mengatakan penanganan perkara saat ini terus berjalan dengan pengumpulan berbagai alat bukti.
BACA JUGA:Chelsea Cetak Rekor Buruk di Fase Gugur Liga Champions, Liam Rosenior 'Lebih Payah' dari Maresca
BACA JUGA:Dirut BULOG Salurkan Bantuan Pangan Nasional Serentak, 33 Juta Penerima Dapat Beras dan Minyak
Menurutnya, arahan tegas juga telah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia agar kasus tersebut diungkap hingga tuntas.
"Bapak Presiden sudah jelas memerintahkan kepada kami untuk mengusut tuntas. Saat ini Polri sedang bekerja," katanya kepada awak media, Rabu 18 Maret 2026.
Dalam proses penyelidikan, Polri telah mengumpulkan puluhan rekaman kamera pengawas sebagai bahan analisis.
Sedikitnya 86 titik CCTV telah diamankan dan kini tengah didalami oleh tim penyidik.
BACA JUGA:Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Idulfitri 2026, Tinjau Fuel Terminal Padalarang
BACA JUGA:Bosscha ITB Umumkan Posisi Hilal 19 Maret, Penentu Awal 1 Syawal 1447 H
"Rekaman CCTV yang sudah ditampilkan ada 86 titik, dan saat ini sedang dilakukan pendalaman," jelasnya.
Meski demikian, Kapolri menegaskan bahwa penyelidikan tidak hanya bergantung pada rekaman visual semata.
Aparat kepolisian juga terus memburu sumber informasi lain, termasuk alat bukti tambahan guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa.
"Tidak berhenti di situ, kami juga mencari sumber informasi lain, alat bukti lain, barang bukti lain, yang semuanya akan kami satukan agar kasus ini bisa menjadi terang benderang," tegasnya.
BACA JUGA:Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Sempat Ganti Baju Sebelum Kabur, Polisi Sebut Dua Hal Kemungkinan Ini
- 1
- 2
- 3
- »





