Pelaku Penyiraman Air Keras pada Andrie Yunus Kemungkinan Lebih dari Empat Orang

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS-Polri telah mengidentifikasi dua pelaku penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Mereka berinisial BHC dan MAK. Namun, pelakunya bisa jadi lebih banyak lagi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Iman Imanuddin menuturkan, setelah memeriksa 15 saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV), pihaknya mengidentifikasi BHC dan MAK.

Akan tetapi, Iman mengatakan, polisi juga telah mendeteksi dua orang lain yang terekam dalam kamera. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan pelakunya lebih dari empat orang yang terdeteksi.

Dari hasil analisa rekaman CCTV, Andrie Yunus sudah dibuntuti sejak berada Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Ia datang pada Selasa (12/3/2026) pada pukul 19.45 WIB. Di sana korban hendak menggelar siniar tentang Remiliterisasi dan Judicial Review di Indonesia.

Baca JugaKapolri Janji Usut Tuntas Penyiraman Air Keras kepada Andrie Yunus 

Pada pukul 23.22 WIB, Andrie keluar meninggalkan YLBHI. Pelaku lantas membuntuti korban, termasuk saat korban mengisi bahan bakar di SPBU Cikini.

Setelah dari SPBU, para pelaku yang sudah menunggu korban segera pergi ke tempat kejadian perkara di Jembatan Talang, Jl Salemba I, Jakarta Pusat.

Dari video, terlihat korban diapit dua motor saat disiram air keras. Masing-masing motor ditumpangi dua orang.

Setelah mengeksekusi korban, para pelaku berpisah. Salah satu pelaku sempat berhenti di Jalan Diponegoro lantaran bajunya terkena air keras. Ia mencoba membersihkannya dengan air mineral. Adapun satu motor lagi mengarah ke Matraman, Jakarta Timur.

Wajah dua eksekutor terekam jelas kamera Tilang Elektronik. Saat itu,mereka belum menggunakan helm.

"Pakaian yang mereka gunakan sama dengan saat mengeksekusi korban yakni kaos merah dengan kemeja batik bermotif biru," kata Iman.

Baca JugaAndrie Yunus dan Rentetan Teror Aktivis Setahun Terakhir yang Tak Pernah Terungkap

Dari keterangan saksi dan keterhubungan barang bukti dengan satu data Polri, Iman menduga dua eksekutor adalah BHC dan MAK. Pelaku lain juga berpotensi muncul dalam kasus ini.

Oleh karena itu, Polda Metro Jaya tetap membuka hotline 110 dan nomor 081285599191. Masyarakat yang ingin memberikan informasi terkait identitas pelaku bisa menghubungi nomor itu.

”Bagi yang mengetahui atau mengenal  gambar pelaku dapat diinformasikan. Aduan tersebut dapat menjadi penguatan keterangan bagi kami," kata Iman.

Ketua Komisi III DPR RI  Habiburokhman mengapresiasi kerja penyidik. Dia mengimbau kepolisian tetap menjalankan tugas.

”Ungkap saja semua dan segala kemungkinan termasuk peran dari para pelaku," katanya.

Komisi III juga akan menggelar rapat khusus untuk membahas perkara ini. "Karena siapapun yang terlibat, melakukan, membantu melaksanakan, dan yang memerintahkan, harus ditindak secara hukum," tegasnya.

Dia juga mengingatkan para penyidik untuk menjalani proses administrasi dan prosedurnya secara baik. Tujuannya, agar tidak ada celah bagi pelaku untuk melakukan perlawanan balik secara hukum.

Anggota Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi berharap, kasus kekerasan ini diusut tuntas. Jangan sampai peristiwa ini menorehkan ketakutan bagi siapapun untuk mengutarakan pendapatnya di hadapan publik.

"Karena kebebasan berpendapat itu adalah hak yang dijamin konstitusi, termasuk menyampaikan pendapat di muka umum, itu juga bagian dari konstitusi kita," tegasnya.

Pramono menegaskan tidak boleh ada seorang pun atau institusi manapun yang boleh berada di atas hukum dan tidak ditindak. ”Itu penting untuk memberi pesan bahwa negara ini adalah negara yang demokratis yang memberi ruang bagi suara yang berbeda pandangan,” kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jaksel perluas RSUD Tebet untuk tingkatkan pelayanan pada pasien
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Bantai Chelsea di Stamford Bridge, PSG Melenggang ke Perempat Final Liga Champions dengan Agregat 8-2!
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Harga BBM Resmi Naik, Harga Tiket Maskapai Dunia Kompak Melejit
• 42 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Rosie the Riveter: Lahirnya Citra Perempuan Kuat dari Instrumen Propaganda
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil Liga Champions: Real Madrid hingga Arsenal Pastikan Tiket Perempat Final
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.