Karawang (ANTARA) - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyiagakan ratusan personel "on call" untuk memastikan kesiapan layanan operasional di seluruh ruas Jalan Tol Trans Jawa.
Vice President Corporate Secretary & Legal JTT Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Rabu, menyampaikan ratusan petugas atau personel on call disiagakan selama periode arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran lalu lintas serta memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan.
Menurut dia, kesiapan personel merupakan salah satu aspek penting dalam memastikan operasional jalan tol tetap berjalan optimal di tengah potensi peningkatan volume lalu lintas selama periode mudik.
Baca juga: Polda Jabar siapkan rekayasa lalu lintas Tol Trans Jawa saat mudik
“PT Jasamarga Transjawa Tol menyiagakan sebanyak 574 personel on call yang tersebar di seluruh ruas Jalan Tol Trans Jawa," katanya.
Personel on call siap dikerahkan sewaktu-waktu untuk menangani berbagai kondisi darurat maupun potensi gangguan lalu lintas yang dapat terjadi selama periode peningkatan mobilitas masyarakat.
Selain itu pihaknya memperkuat dukungan operasional melalui kesiapan armada layanan jalan tol, termasuk kendaraan derek, patroli jalan raya, hingga layanan rescue yang disiagakan di titik-titik strategis sepanjang ruas Trans Jawa.
Baca juga: Jasa Marga: 14 persen kendaraan telah keluar Jakarta
Personel on call ini juga berkoordinasi secara intensif dengan pihak kepolisian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), serta pemangku kepentingan lainnya.
Ria mengatakan seluruh personel operasional juga siaga melayani sepenuh hati guna memastikan penerapan rekayasa lalu lintas dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak optimal terhadap kelancaran arus kendaraan.
“Melalui kesiapan personel serta dukungan sarana operasional yang memadai, JTT berkomitmen untuk menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan," katanya.
Baca juga: Penerapan diskon tarif tol kurangi volume kendaraan saat puncak mudik
Vice President Corporate Secretary & Legal JTT Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Rabu, menyampaikan ratusan petugas atau personel on call disiagakan selama periode arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran lalu lintas serta memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan.
Menurut dia, kesiapan personel merupakan salah satu aspek penting dalam memastikan operasional jalan tol tetap berjalan optimal di tengah potensi peningkatan volume lalu lintas selama periode mudik.
Baca juga: Polda Jabar siapkan rekayasa lalu lintas Tol Trans Jawa saat mudik
“PT Jasamarga Transjawa Tol menyiagakan sebanyak 574 personel on call yang tersebar di seluruh ruas Jalan Tol Trans Jawa," katanya.
Personel on call siap dikerahkan sewaktu-waktu untuk menangani berbagai kondisi darurat maupun potensi gangguan lalu lintas yang dapat terjadi selama periode peningkatan mobilitas masyarakat.
Selain itu pihaknya memperkuat dukungan operasional melalui kesiapan armada layanan jalan tol, termasuk kendaraan derek, patroli jalan raya, hingga layanan rescue yang disiagakan di titik-titik strategis sepanjang ruas Trans Jawa.
Baca juga: Jasa Marga: 14 persen kendaraan telah keluar Jakarta
Personel on call ini juga berkoordinasi secara intensif dengan pihak kepolisian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), serta pemangku kepentingan lainnya.
Ria mengatakan seluruh personel operasional juga siaga melayani sepenuh hati guna memastikan penerapan rekayasa lalu lintas dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak optimal terhadap kelancaran arus kendaraan.
“Melalui kesiapan personel serta dukungan sarana operasional yang memadai, JTT berkomitmen untuk menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan," katanya.
Baca juga: Penerapan diskon tarif tol kurangi volume kendaraan saat puncak mudik





