BGN Perketat Ikat Pinggang Hadapi Gejolak Global

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews - Jakarta 

Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas Badan Gizi 

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengambil langkah preventif dengan mengkaji ulang efisiensi anggaran internal. 
 
Srategis ini diambil sebagai respons terhadap antisipasi dampak gejolak ekonomi global yang mulai dirasakan di berbagai sektor nasional.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan kalkulasi mendalam terkait pos-pos anggaran yang dapat dioptimalkan.

Menurutnya, instansi pemerintah harus memiliki kepekaan terhadap kondisi ekonomi saat ini.

“Tentu saja kita harus punya sense of crisis. Kami sedang memetakan langkah-langkah yang memungkinkan penggunaan anggaran menjadi lebih efisien,” ujar Dadan saat ditemui di Jakarta, Selasa 17 Maret 2026.

Menekan Pemborosan, Menutup Celah Penyalahgunaan

Dalam arahannya, Dadan menyoroti dua aspek krusial:

  1. Efektivitas penyerapan dana
  2. Pengawasan ketat. 

Ia menginstruksikan agar seluruh pengeluaran yang bersifat tidak mendesak segera dipangkas demi menjaga stabilitas fiskal lembaga.

Selain penghematan, BGN juga memperketat sistem pengawasan untuk memastikan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan anggaran.

Fokus utama saat ini adalah menjalankan program kerja yang ada secara maksimal tanpa harus bergantung pada pengajuan dana tambahan.

“Kita harus lebih efektif menggunakan anggaran agar tidak disalahgunakan. Kedua, kita lakukan kegiatan yang lebih tepat sasaran guna mengurangi beban pengeluaran,” tegas Dadan.

Optimalisasi Tanpa Dana Tambahan
Saat ini, proses audit internal masih berlangsung untuk menentukan angka pasti dari efisiensi yang bisa dicapai.

Peninjauan kembali (review) terhadap seluruh rencana kerja tahunan menjadi instrumen utama BGN dalam memantau agar setiap rupiah yang keluar tetap sesuai dengan skala prioritas kebutuhan.

“Kami sedang menghitung berapa yang bisa diefisienkan. Setelah angka final didapatkan, kami akan segera mengimplementasikan langkah-langkah strategis terkait efisiensi tersebut,” pungkasnya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Perhubungan: Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi 18 Maret
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Menhub: Puncak Arus Mudik Motor di Ciwandan 18-19 Maret
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemerintah Masih Finalisasi Rekrutmen ASN 2026, Pertimbangkan Kemampuan Fiskal
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Kemarin, harga BBM hingga soal calon mitra proyek PSEL gelombang II
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Harga Perak Antam Hari Ini Turun Jadi Rp50.450/Gram
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.