Serangan Aktivis Andrie Yunus Dinilai Terorisme, Polisi Didesak Usut Aktor Utama

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jaksa Agung Periode 1999-2001 Marzuki Darusman memandang kasus penyerangan aktivis HAM Andrie Yunus sebagai tindakan terorisme. Penyerangan kepada Andrie berpotensi menghilangkan nyawanya serta menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat.

“Dengan demikian bisa dikatakan bahwa apa yang telah terjadi ini, bahkan memenuhi kualifikasi tindak terorisme,” kata Marzuki, dalam konferensi pers di Jakarta, pada Rabu (18/3).

Menurut Marzuki, pihak kepolisian perlu melebarkan fokus dan tidak hanya menyelesaikan masalah dengan menangkap pelaku di lapangan. “Tetapi perlulah bahwa penangkapan ini diletakkan dalam konteks lebih serius,” ucap dia.

Hal senada disampaikan Pengacara Senior Todung Mulya Lubis. Todung menggarisbawahi bahwa dua pelaku penyiraman air keras kepada Andrie tidak bergerak sendiri. Menurut dia, ini merupakan bagian krminalitas yang terorganisir dan kejahatan yang direncanakan.

"Jika polisi hanya menyelidiki dua orang pelaku di lapangan, tanpa membongkar jejaring ini, konspirasi ini, kita tidak akan mendapatkan keadilan," ujarnya.

Todung kemudian menyebut insiden ini sebagai pola yang akan terus berulang, jika penyelesaiannya tidak tuntas. Pola ini khususnya menyasar para aktivis yang kritis terhadap pemerintahan.

Sebagai informasi, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, diserang oleh dua orang tak dikenal pada Kamis (12/3). Kedua pelaku menyiram Andrie dengan air keras hingga menyebabkan aktivis itu mengalami luka bakar sekitar 20% di wajah dan badan sebelah kanan.

Kini, Andrie masih menjalani perawatan intensif di RS Cipto Mangunkusumo. 

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyatakan telah mengantongi data 86 titik kamera pengawas dan menyebut keterlibatan empat orang terduga pelaku di lapangan. Bersamaan dengan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan telah mendapat mandat dari Presiden untuk menuntaskan kasus ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
117 Titik Pantau Hilal Lebaran 2026 di Indonesia, Sidang Isbat Digelar 19 Maret
• 5 jam lalukompas.com
thumb
H-3 Lebaran, Volume Kendaraan di Tol Cipali Melonjak Hampir 2 Kali Lipat
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Hingga H-4 Lebaran, Pemudik Pengguna Angkutan Umum Naik 10,98%
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Harga Minyak Melonjak 3% Akibat Serangan ke UEA, Jadi USD 103,42/Barel
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Arus Mudik Lebaran, Volume Kendaraan di Jalan Tol Semarang-Solo Meningkat 33,5 Persen
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.