8.400 Kendaraan per Jam Keluar Jakarta di H-3 Lebaran 2026

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan signifikan. Rata-rata kendaraan yang keluar dari Jakarta kini mencapai sekitar 8.400 unit per jam.

8.400 Kendaraan per Jam Keluar Jakarta di H-3 Lebaran 2026. (Foto Binti M/IMG)

IDXChannel - Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan signifikan. Rata-rata kendaraan yang keluar dari Jakarta kini mencapai sekitar 8.400 unit per jam.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Rivan Achmad Purwantono mengungkapkan, per Rabu (18/3/2026) hingga pukul 06.00 WIB, jumlah kendaraan yang telah meninggalkan Jakarta tercatat mencapai sekitar 1,2 juta unit atau sekitar 34 persen dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan selama periode mudik. Angka tersebut terus meningkat dari waktu ke waktu.

Baca Juga:
Kepadatan Kendaraan Mulai Terjadi di Tol MBZ Pagi Ini

“Jadi tadi sudah saya sampaikan adalah sampai dengan jam 6 tadi pagi. Jam 6 tadi pagi itu adalah sampai dengan 1,2 juta, 34 persen dari 3,5 (juta). Ini sekarang ini saya juga monitor terus per jamnya gitu ya. Ini kalau terlihat sekarang sudah naik sekali, hampir per jamnya mencapai 8.400,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Rivan pun membeberkan grafik yang memperlihatkan lalu lintas merah yang artinya harus diberlakukan diskresi yang bekerja sama dengan Kepolisian berupa contraflow maupun one way.

Baca Juga:
Jelang Lebaran 2026, Arus Mudik Lingkar Gentong Melonjak Capai 28.611 Kendaraan

“Jadi kalau rekan-rekan media eh bisa melihat saya melihat grafiknya, jadi ini adalah lalin per jam kelihatan sudah merah semua. Artinya merah ini betul-betul contraflow atau apa, contraflow harus dilakukan eh maupun juga one way harus dilakukan,” katanya.

Baca Juga:
Volume Kendaraan di Tol Cipali Melonjak Hampir 2 Kali Lipat

Rivan menjelaskan, peningkatan volume kendaraan juga berkaitan dengan rasio volume terhadap kapasitas jalan (V/C ratio). Dalam kondisi normal, rasio berada di angka 0,5.

Namun. ketika mencapai 0,6 hingga 0,7, diperlukan langkah seperti pembukaan satu hingga dua lajur contraflow. Jika volume kendaraan melampaui 8.000 per jam, maka kebijakan one way menjadi opsi yang harus diterapkan.

Lebih lanjut, Rivan menyampaian, pihaknya telah memproyeksikan jumlah kendaraan yang keluar Jakarta dapat mencapai 256 ribu hingga 258 ribu unit. Lonjakan ini disebut sebagai 'kebangkitan signifikan' dalam arus mudik yang perlu diantisipasi dengan berbagai strategi pengaturan lalu lintas.

“Ini sudah kalau bahasa kepolisian sudah ada kebangkitan ya yang cukup signifikan, harus kita persiapkan,” ujarnya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aturan Ganjil-Genap di Jakarta Ditiadakan Mulai Hari Ini hingga 24 Maret 2026
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Selidiki Ledakan Mercon di Musala Blitar
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
JK Terima Permintaan Bantuan dari Pemerintah Iran
• 6 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Video: Detik-detik Gedung di Pusat Kota Beirut Runtuh Setelah Serangan Israel
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Sinopsis Drama China Kiss in the Wind, Kisah Cinta Penuh Hasrat dan Kebencian
• 12 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.