Para Legenda dan Pencinta Sepak Bola Indonesia Nyatakan Dukungan Penuh kepada Timnas Iran

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Para legenda dan juga pencinta sepak bola Indonesia memberikan dukungan kepada Timnas Iran yang nasibnya berada di ujung tanduk jelang Piala Dunia 2026.

Partisipasi Team Melli untuk putaran final Piala Dunia 2026 terancam seiring dengan situasi geopolitik yang memanas sejak akhir Februari.

Serangan Amerika Serikat menewaskan pimpinan agung Ayatollah Ali Khamenei dan keamanan para pemain serta tim kepelatihan Iran dipertanyakan jelang Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Menanggapi hal ini, Rembuk Sepakbola Nasional (RSN) bersama para legenda dan pencinta bola bersilaturahmi ke Kedutaan Iran di Jakarta, Rabu pagi, 18 Maret.

Tampak hadir legenda sepakbola Hery Kiswanto dan Ruly Nere. Dari RSN hadir koordinatornya Eddy Syah, Tengku Chairul Wisal, dan Salmon Siagian. Hadir juga mantan jurnalis serta  jurnalis senior: M. Nigara, Yesayas Oktavianus, dan Effendi Gazali.

Dari Pihak Kedutaan Iran, yang menyambut adalah Dubes Iran Mohammad Boroujerdi, Konsul Budaya Yahya Jahan Giri, dan Kepala DIplomasi Publik Reza Najafi.

Para pencinta bola Indonesia menyatakan dukungan agar Timnas Iran dapat bertanding di Piala Dunia, dan tuan rumah harus menjamin keselamatan mereka serta suporternya.

Dubes Iran menyatakan bahagia sekali dan bangga dengan dukungan pencinta bola serta bangsa Indonesia. 

Konsul Budaya Yahya Jahan bahkan berusaha menelpon Coach dan pemain timnas Iran, namun belum berhasil karena masih terlalu pagi di Iran.

Selanjutnya pencinta bola Indonesia menyatakan dukungan kuat pada Iran untuk membela diri, membela kemerdekaan, dan keyakinan mereka.

Dalam waktu dekat, Reza Najafi mengajak bermain troveo sepakbola antara Tim Kedutaan Iran dengan para Legenda sepakbola Indonesia, serta para jurnalis Indonesia.

Rakyat Iran yakin akan menang dalam perang, karena yang akan membela mereka bukan hanya kekuataan fisik dan senjata, tapi juga iman, serta dukungan bangsa Indonesia dan berbagai bangsa di dunia.

Tim pencinta sepakbola yang hadir datang dengan berbagai latar belakang suku dan agama. Ada yang datang dari Aceh sampai Papua, dengan semangat Sepakbola Menyatukan Dunia (Football Unites the World).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SIM Mati Saat Libur Nyepi dan Lebaran, Bisa Perpanjang 25 Maret 2026
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Bulog Lepas 709 Peserta Mudik Gratis ke Jawa Tengah hingga Palembang
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Heboh Tiket Pesawat Padang-Manokwari Rp17 Juta, Kemenhub Buka Suara
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jelang Lebaran, Harga Minyak Goreng dan Sembako di Lebak Melonjak
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Kadishub: Pemudik Lewat Terminal Bus Menurun, tapi di Kampung Rambutan Naik
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.