Pantau - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan akan melakukan pembalasan keras atas kematian pejabat tinggi keamanan Iran, Ali Larijani, yang tewas dalam serangan di Teheran pada Selasa 17 Maret.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui kantor kepresidenan Iran sebagai respons resmi atas insiden yang menewaskan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran tersebut.
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz sebelumnya menyebut bahwa Larijani tewas akibat serangan Israel di ibu kota Iran tersebut.
Kematian Larijani kemudian dikonfirmasi langsung oleh kantornya, memperkuat laporan terkait serangan yang terjadi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.
Pernyataan Tegas Presiden IranPresiden Pezeshkian menegaskan sikap tegas Iran dalam pernyataan resmi terkait insiden tersebut.
"Tentu saja, pembalasan keras menanti para teroris kriminal yang, selama agresi mereka, menumpahkan darah para martir dari tanah suci Iran," ungkapnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen Iran untuk merespons serangan yang dianggap sebagai bentuk agresi terhadap kedaulatan negara.
Selain itu, Pezeshkian juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Larijani sebagai pejabat penting dalam struktur keamanan nasional Iran.
Ketegangan Kawasan MeningkatPeristiwa ini terjadi di Teheran di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Insiden tersebut menambah daftar eskalasi yang melibatkan Iran dan Israel dalam beberapa waktu terakhir.




