Pantau - PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re mendukung program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 guna menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terlindungi bagi masyarakat.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui peran reasuransi dalam memperkuat sistem mitigasi risiko selama perjalanan mudik.
Perwakilan Indonesia Re, Mardian Adhitya, menyampaikan bahwa reasuransi memiliki fungsi penting dalam menjamin perlindungan perjalanan.
"Melalui peran reasuransi, kami memastikan adanya sistem mitigasi risiko yang kuat, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan terlindungi," ungkapnya.
Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 memberangkatkan total 116.688 pemudik ke lebih dari 200 kota di Indonesia dengan berbagai moda transportasi.
Lebih dari 64.000 pemudik diberangkatkan menggunakan sekitar 1.400 unit bus, hampir 33.000 pemudik menggunakan 99 rangkaian kereta api, serta lebih dari 5.000 pemudik menggunakan 42 unit kapal laut.
Pelepasan keberangkatan bus dilakukan di Gelora Bung Karno pada 17 Maret 2026.
Indonesia Re secara khusus memberangkatkan pemudik dengan rute Jakarta menuju Wonogiri sebagai bagian dari kontribusi perusahaan.
Fitur Keamanan dan Sistem TerintegrasiIndonesia Re menyediakan fitur live location untuk memantau perjalanan pemudik secara real time.
Fitur tersebut bertujuan memastikan keselamatan serta kepastian pemudik tiba di tujuan dengan aman.
Program Mudik Gratis BUMN 2026 juga mengalami peningkatan layanan melalui sistem pendaftaran terintegrasi lintas BUMN dan Kementerian Perhubungan.
Sistem ini memastikan keakuratan data serta mencegah pendaftaran ganda dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan sebagai identitas tunggal.
Komitmen BUMN untuk MasyarakatWakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Tedi Bharata menegaskan komitmen BUMN melalui tema program.
"Mudik Aman, Berbagi Harapan," ungkapnya.
Managing Director Stakeholder Management BPI Danantara Rohan Hafas menyebut program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Arahan tersebut menekankan bahwa BUMN harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat selain kinerja bisnis.
Direktur Utama Jasa Raharja sekaligus Ketua Panitia, Muhammad Awaluddin, menyatakan program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial BUMN.
Program ini tidak hanya menyediakan transportasi, tetapi juga menjamin keselamatan pemudik selama perjalanan.
Indonesia Re menilai kolaborasi lintas BUMN menjadi contoh sinergi dalam memperkuat perlindungan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan nasional.




