Tradisi Andilan Kebo Kembali Digelar, Simbol Kepedulian dan Persatuan Betawi

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Pemprov DKI Jakarta bersama Majelis Kaum Betawi meresmikan tradisi Andilan Potong Kerbau atau Andilan Kebo, yang sarat nilai gotong royong dan kepedulian sosial. Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (18/3) di Pusat Kesehatan Hewan Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Sebanyak 9 ekor kerbau dipotong sebagai bagian dari tradisi tersebut. Kegiatan pemotongan telah berlangsung sejak tadi malam.

“Gubernur Jakarta hari ini menyerahkan kerbau untuk Andilan bagi kaum Betawi. Dan mudah-mudahan ini memberikan kontribusi menjaga, merawat budaya Betawi, sekaligus kita semua untuk urunan, arisan, gotong royong bagi adat budaya ini,” ucap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ketika menyerahkan kerbaunya.

Pram, sapaan Pramono, berharap tradisi ini dapat memperkuat persatuan masyarakat Betawi sekaligus menjadi fondasi pembangunan Jakarta ke depan.

“Saya hanya berharap bahwa Betawi sebagai masyarakat yang ada di Jakarta ini, kalau mereka bisa guyub rukun bersatu saya yakin ini akan memberikan dampak yang luar biasa bagi pembangunan Jakarta ke depan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelestarian budaya Betawi menjadi penting seiring dengan penetapan budaya Betawi sebagai budaya utama di Jakarta melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi ini dapat menjadi landasan dalam membangun Jakarta sebagai kota global.

Sementara itu, Ketua Majelis Kaum Betawi, Fauzi Bowo atau Foke menyebut tradisi ini merupakan cerminan kesalehan sosial masyarakat Betawi yang berakar pada nilai religius. Tradisi ini juga menunjukkan kepedulian terhadap sesama, terutama di masa sulit.

“Kalau ini merupakan satu keseharian budaya Betawi, maka banyak sekali masalah-masalah yang bisa kita selesaikan. Orang Betawi selalu mendasarkan setiap tradisinya pada nilai-nilai religi,” kata Foke.

Ia menambahkan, tradisi andilan kebo bersifat bottom-up atau tumbuh dari masyarakat, sehingga tidak bergantung pada regulasi pemerintah. Namun, dukungan pemerintah tetap diharapkan untuk menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TNI Jamin Penyelidikan Internal Soal Aktivis KontraS Disiram Air Keras Transparan
• 22 jam laludetik.com
thumb
Ini Kondisi Terbaru Aktivis KontraS: Kondisi Mata Kanan Stabil, Bakal Dapat Tindakan Cangkok Kulit
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Empat Prajurit dalam Kasus Air Keras Andrie Yunus Belum Ditetapkan Tersangka
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Arus Mudik Lebaran 2026: Irjen Agus Bilang Pergerakan Masyarakat Lebih Merata, Tidak Menumpuk
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Generasi Muda yang Hilang Arah: Siapa yang Bertanggung Jawab?
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.