Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Jakarta
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026. Hingga Rabu (18/3/2026) pagi, tingkat okupansi kereta api jarak jauh mencapai 69 persen, dengan penjualan tiket pada periode mudik 11–20 Maret yang hampir penuh.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan tren penjualan tiket menunjukkan lonjakan signifikan, terutama pada tanggal-tanggal favorit menjelang Lebaran.
“Pada periode 11 hingga 20 Maret 2026, penjualan tiket KA jarak jauh mencapai 477 ribu lebih. Bahkan pada beberapa tanggal, sisa tempat duduk rata-rata kurang dari 500 seat per hari atau sudah mendekati penuh,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Rabu, 18 Maret 2026.
Secara keseluruhan, dari total kapasitas lebih dari 1 juta tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran, sebanyak 743 ribu tiket telah terjual. Sementara itu, sekitar 333 ribu tempat duduk masih tersedia, terutama untuk perjalanan setelah Lebaran.
Franoto menjelaskan, masyarakat masih memiliki peluang mendapatkan tiket pada periode arus balik.
“Untuk keberangkatan setelah Lebaran, ketersediaan tempat duduk masih cukup banyak, lebih dari 300 ribu seat. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik sejak dini,” jelasnya.
Volume penumpang juga terus mengalami peningkatan. Pada 18 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta tercatat lebih dari 52 ribu orang, sementara kedatangan mencapai sekitar 29 ribu penumpang.
Adapun stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi berasal dari Stasiun Pasar Senen, disusul Stasiun Gambir dan Bekasi. Sementara untuk kedatangan, tiga stasiun tersebut juga mendominasi.
Sejumlah tanggal tercatat sebagai puncak pergerakan pemudik, di antaranya 14 hingga 18 Maret, dengan jumlah penumpang harian yang konsisten berada di atas 50 ribu orang.
Selain kereta jarak jauh, layanan kereta lokal juga menunjukkan tingkat okupansi yang tinggi. Hal ini menandakan tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik tahun ini.
Untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan puluhan perjalanan kereta tambahan, termasuk kereta reguler, kereta tambahan Lebaran, serta layanan kereta motor gratis.
Di sisi lain, KAI juga menghadirkan program diskon tarif sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial pada periode tertentu guna memberikan alternatif perjalanan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih ada, termasuk program diskon, serta merencanakan perjalanan dengan baik agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” tutup Franoto.
Editor: Redaksi TVRINews





