Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas bersifat situasional saat pelaksanaan Car Free Night yang bertepatan dengan malam takbiran melalui agenda Jakarta Bedug Kolosal Idul Fitri 1447 H.
Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Jalan MH Thamrin hingga Jalan Jenderal Sudirman.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan.
“Kegiatan Jakarta Bedug Kolosal Malam Idul Fitri 1447 H adalah event budaya dan keagamaan di DKI Jakarta yang digelar dalam rangka menyambut malam Idul Fitri 1447 H. Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Jumat pukul 20.00 WIB sampai dengan selesai,” kata Syafrin dalam keterangannya, Rabu (18/3).
Pawai Obor Melintas Pusat KotaDalam rangkaian acara, akan digelar pawai obor malam takbiran yang melintasi sejumlah ruas utama ibu kota.
“Dalam rangkaian kegiatan Jakarta Bedug Kolosal akan diadakan Pawai Obor Malam Takbiran dengan rute melalui Pintu Barat Daya Silang Monas-Bundaran Bank Indonesia-Jalan M.H Thamrin-Bundaran Hotel Indonesia,” jelas Syafrin.
Sejumlah ruas jalan yang akan terdampak antara lain:
Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari simpang Jalan Karet Pasar Baru Timur III sampai dengan Bundaran HI)
Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran Hl sampai dengan Bundaran Patung Kuda)
Jalan Kupingan BNI 46
Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja
Jalan Teluk Betung
Jalan Kebon Kacang
Jalan Kebon Sirih sisi Barat dan sisi Timur
Jalan K.H Wahid Hasyim sisi Barat dan sisi Timur
Jalan Sunda
Jalan Imam
Dishub telah menyiapkan sejumlah rute alternatif bagi pengendara dari berbagai arah, baik dari Harmoni ke Semanggi maupun sebaliknya, serta dari kawasan Tanah Abang, Gondangdia, hingga Tugu Tani.
Pengalihan arus dilakukan melalui ruas-ruas seperti Jalan Hayam Wuruk, Juanda, Suryopranoto, Cideng, hingga Rasuna Said, menyesuaikan arah perjalanan.
Selain itu, ruas tertentu seperti Jalan Kebon Sirih dan KH Wahid Hasyim masih dapat dilalui, namun akan dilakukan penyesuaian saat pawai berlangsung.
Transjakarta Disesuaikan, Parkir DisiapkanDishub juga akan menyesuaikan operasional Transjakarta selama kegiatan berlangsung.
“Operasional Bus Transjakarta yang bersinggungan dengan lokasi kegiatan akan dilakukan perubahan pola operasi dan modifikasi lintasan bersifat situasional selama kegiatan Jakarta Bedug Kolosal Malam Idul Fitri 1447 H berlangsung,” kata Syafrin.
Untuk mendukung kegiatan, Dishub menyiapkan 21 titik parkir dengan kapasitas:
8.186 sepeda motor
12.295 mobil
98 bus
Masyarakat yang akan menghadiri kegiatan diimbau menggunakan transportasi umum guna mengurangi kepadatan.
“Dimbau kepada masyarakat yang akan menghadiri kegiatan Jakarta Bedug Kolosal malam Idul Fitri 1447 H di Jalan M.H Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman agar menggunakan moda transportasi umum (Bus Transjakarta, LRT, MRT dan Commuter Line) guna meminimalisir kepadatan lalu lintas di sekitar area kegiatan,” jelas Syafrin.
“Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan,” lanjutnya.
Jadwal Tunggu Sidang IsbatPemprov DKI Jakarta masih menunggu hasil sidang isbat untuk memastikan waktu pelaksanaan Car Free Night.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, terdapat kemungkinan perbedaan waktu Idul Fitri.
“Untuk Car Free Night memang ada dilema sedikit. Karena sidang isbatnya itu kan apakah dilakukan tanggal 19 atau 20 (Maret). Apakah Idul Fitri kali ini sama seperti yang lalu, antara beberapa ormas yang ada, atau ada perbedaan. Kami sedang menunggu itu,” jelas Pramono.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut Car Free Night kemungkinan berlangsung pukul 20.00-22.00 WIB.
“Mungkin Car Free Night akan berlaku dari jam 8 sampai jam 10. Kemarin rencana mau kita mulai jam 10, cuma kalau jam 10 terlalu lama, sampai jam 12 kan. Sehingga untuk persiapan salat Id-nya akan terkendala. Nah Insyaallah, satu kita nunggu isbat nih,” tutur Rano.





