Rudal Iran Hantam Tel Aviv, 2 Tewas di Ramat Gan

mediaindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita

ESKALASI konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah serangan rudal balistik Iran menghantam pusat wilayah Israel pada Selasa malam. Layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), mengonfirmasi bahwa dua orang tewas akibat hantaman shrapnel (serpihan rudal) dalam serangan tersebut.

Dampak Serangan di Jantung Israel

Tim paramedis MDA yang tiba di lokasi kejadian di kota Ramat Gan menyatakan seorang pria dan seorang wanita meninggal dunia di tempat akibat luka parah. Rekaman video dari lokasi menunjukkan kerusakan pada sebuah bangunan dan jalanan yang dipenuhi puing-puing sisa ledakan.

Selain di Ramat Gan, dampak serangan juga dilaporkan terjadi di beberapa titik strategis:

Baca juga : Jurnalis Israel Diancam Dibunuh Penjudi Polymarket terkait Berita Rudal Iran

  • Stasiun Kereta Api Savidor, Tel Aviv: Terdeteksi adanya dampak ledakan.
  • Kota Satelit: Laporan kerusakan muncul dari Petah Tikva, Rosh HaAyin, dan Kafr Qasim.
  • Beni Brak: Satu orang dilaporkan luka ringan akibat serpihan rudal.

Kamera CNN di lapangan menangkap fenomena yang menyerupai munisi tandan (cluster munition) di langit Tel Aviv. Video tersebut memperlihatkan puluhan bom kecil (bomblets) yang menyebar di udara sebelum menghantam daratan. Sirene serangan udara terus meraung di Tel Aviv dan Yerusalem saat sistem pertahanan udara Israel berupaya mencegat gelombang rudal susulan.

PLTN Bushehr Iran Terkena Proyektil

Di pihak lain, Organisasi Energi Atom Iran melaporkan bahwa sebuah "proyektil musuh" menghantam area Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr di Iran barat pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Beruntung, otoritas setempat melaporkan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan teknis pada fasilitas nuklir tersebut.

Dalam pernyataan resminya, organisasi tersebut mengecam serangan yang dianggap melanggar hukum internasional:

Baca juga : Keamanan Terancam, Rusia Evakuasi Ratusan Pekerja Pembangkit Tenaga Nuklir Bushehr dari Iran

"Tindakan semacam itu bertentangan dengan semua peraturan internasional mengenai kekebalan fasilitas nuklir dari serangan militer dan dapat memiliki konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki bagi seluruh kawasan, termasuk negara-negara yang berbatasan dengan Teluk Persia."

Respons Internasional

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah menerima laporan dari Iran terkait insiden di Bushehr. Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi, menyerukan pengendalian diri secara maksimal guna menghindari risiko kecelakaan nuklir di tengah konflik yang sedang berlangsung.

Hingga saat ini, pihak militer Israel maupun Departemen Pertahanan Amerika Serikat belum memberikan komentar resmi terkait serangan yang menyasar fasilitas nuklir Iran tersebut. (BBC/CNN/Z-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trafik lalu lintas di GT Cikupa Tangerang-Merak meningkat
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Bocoran Harga Samsung Galaxy A57 di Thailand, Lini Menengah Kini Nyaris Tembus Rp10 Juta?
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Cash Stuffing, Metode Bagi-bagi Pengeluaran Agar THR Kamu Nggak Langsung Ludes
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Alvaro Arbeloa Beri Update Kondisi Thibaut Courtois usai Alami Cedera di Laga Real Madrid Kontra Manchester City
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Diam-diam Baim Wong Kerap Menangis Lantaran Rindukan Sosok Ini
• 4 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.