Tetap Jaga Berat Badan saat Lebaran, Ini Trik Makan Enak Tanpa Rasa Bersalah

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Lebaran identik dengan momen berkumpul bersama keluarga. Momen ini tentu menjadi momen tepat menikmati beragam hidangan khas yang menggugah selera. Mulai dari ketupat opor, rendang, hingga aneka minuman manis seperti es teler hampir selalu hadir di meja makan saat hari raya.

Namun, bagi sebagian orang yang sedang menjaga pola makan atau mempertahankan berat badan ideal, momen ini kerap menjadi 'ujian'. Di satu sisi ada keinginan menikmati makanan khas Lebaran yang dirindukan, tetapi di sisi lain ada kekhawatiran berat badan naik setelah hari raya.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Banyak menu khas Lebaran menggunakan santan dan minyak dalam jumlah cukup tinggi sehingga berpotensi meningkatkan asupan kalori.

Sebagai gambaran, satu porsi opor ayam dengan kuah santan dapat mengandung sekitar 700-800 kalori. Jika disantap bersama ketupat dan lauk lain seperti rendang, sambal goreng kentang, atau kerupuk, total kalori yang masuk dalam satu kali makan bisa mendekati bahkan menyamai kebutuhan kalori harian orang dewasa.

Jika kondisi ini terjadi berulang selama beberapa hari Lebaran, bukan tidak mungkin berat badan akan meningkat. Apalagi jika aktivitas fisik juga cenderung berkurang selama libur hari raya.

Selain tinggi kalori, konsumsi makanan bersantan secara berlebihan juga dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan. Kandungan lemak jenuh pada santan cukup tinggi sehingga bila dikonsumsi berlebih dapat memicu gangguan pencernaan seperti diare, meningkatkan risiko kenaikan berat badan, hingga berpotensi memicu tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
 

Baca Juga :

Santan Rendah Lemak Ellenka: Hidangan Lebaran Tetap Nikmat, Kolesterol Terkontrol

Meski demikian, bukan berarti hidangan khas Lebaran harus dihindari sepenuhnya. Kunci utamanya adalah mengatur porsi makan serta memilih bahan alternatif yang lebih ramah bagi tubuh.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mengganti santan pada masakan dengan bahan alternatif yang lebih sehat, seperti FiberCreme. Bubuk serbaguna tinggi serat ini dapat memberikan tekstur creamy dan rasa gurih yang mirip santan, namun dengan kandungan yang lebih ramah bagi mereka yang sedang menjaga pola makan.

FiberCreme dikenal memiliki kandungan serat tinggi yang berasal dari oligosakarida, jenis karbohidrat yang berperan sebagai prebiotik. Serat ini dapat membantu meningkatkan rasa kenyang lebih lama sekaligus menjaga kesehatan pencernaan, terutama di tengah konsumsi berbagai hidangan berat saat Lebaran.

Selain itu, FiberCreme juga bebas laktosa, rendah gula, serta mengandung 0 mg kolesterol, sehingga dapat menjadi pilihan bagi anggota keluarga yang perlu menjaga asupan makanan, termasuk mereka yang memiliki risiko diabetes atau kolesterol tinggi.

Dengan mengganti sebagian penggunaan santan pada menu Lebaran menggunakan bahan alternatif seperti FiberCreme, hidangan khas seperti opor, gulai, hingga berbagai minuman tetap bisa dinikmati tanpa harus merasa bersalah.

Jadi, menikmati momen Lebaran sambil menjaga pola makan sebenarnya bukan hal yang mustahil. Dengan mengatur porsi, memilih bahan yang lebih sehat, serta tetap aktif bergerak, diet bisa tetap on-track tanpa harus melewatkan kelezatan hidangan hari raya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengapa Maroko Juara AFCON 2025 Lewat Meja Hijau?
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gubernur BI Beri Sinyal Kembali Tahan BI Rate, Tergantung Eskalasi Perang Iran
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Richard Lee
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Polda Jateng Buka Peluang One Way GT Kalikangkung hingga Boyolali
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Yogyakarta Masih Jadi Magnet Wisatawan Libur Lebaran
• 16 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.