Ribuan pemudik padati Pelabuhan Ciwandan pada puncak arus mudik

antaranews.com
16 jam lalu
Cover Berita
Cilegon (ANTARA) - Puncak arus mudik Lebaran tahun 2026 mulai terasa di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten. Sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari, ribuan pemudik yang didominasi oleh kendaraan roda dua terpantau memadati area pelabuhan alternatif ini.



Pelabuhan Ciwandan kembali difokuskan oleh pemerintah untuk mengurai kepadatan yang biasa terjadi di Pelabuhan Merak, khususnya bagi para pemudik motor dan truk logistik yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pada Rabu dini hari volume kendaraan roda dua mengalami lonjakan yang sangat signifikan dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.

Para pemudik tampak berbondong-bondong tiba di area pelabuhan secara berkelompok, mayoritas memilih melakukan perjalanan pada malam atau dini hari untuk menghindari teriknya matahari selama perjalanan dari kawasan Jabodetabek.

Baca juga: Menhub bersama Kakorlantas tinjau Pelabuhan Merak dan Ciwandan

Antrean kendaraan tampak mengular namun tetap bergerak perlahan menuju area pemeriksaan tiket dan kantong parkir pelabuhan.

Petugas di lapangan tampak sibuk namun sigap mengatur ritme masuknya ribuan sepeda motor ke dalam area pelabuhan agar proses antrean muat berjalan tertib dan tidak menimbulkan kekacauan lalu lintas.

Demi menjaga kenyamanan para pemudik yang harus mengantre, otoritas pelabuhan telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung yang memadai.

Tenda-tenda berukuran besar dilengkapi dengan kipas angin pendingin (blower) didirikan di area tunggu kendaraan agar pemudik bisa beristirahat sejenak sambil menunggu giliran naik ke kapal.

Baca juga: Menhub: Puncak arus mudik motor di Ciwandan 18-19 Maret

Selain itu, terdapat posko kesehatan, toilet portabel yang diperbanyak, serta pembagian makanan ringan untuk menemani waktu tunggu pemudik.

Antusiasme mudik tahun ini dirasakan langsung oleh para pemudik, salah satunya adalah Rahmat (34), pekerja asal Cikarang yang hendak pulang ke kampung halamannya di Lampung Tengah.

"Sengaja berangkat sehabis pulang kerja pada malam hari jadi cuaca di jalan lebih sejuk terus sampe di Ciwandan juga dini hari," katanya.

Meski harus mengantre lebih dari satu jam untuk masuk ke lambung kapal, Rahmat merasa tata kelola arus mudik tahun ini cukup teratur dan sangat terbantu dengan adanya jalur khusus motor.

Baca juga: MMS tambah gardu layanan di GT Tangerang-Cilegon-Merak

Diperkirakan gelombang kepadatan di Pelabuhan Ciwandan ini masih akan terus berlangsung hingga H-2 Lebaran, seiring dengan mulainya masa cuti bersama bagi pekerja swasta.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Premi Asuransi Melonjak akibat Perang AS-Israel vs Iran
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Arsenal melangkah ke perempat final usai kalahkan Leverkusen 2-0
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Hadapi Cuaca Ekstrem, Perumda Surya Sembada Jamin Distribusi Air Bersih Tetap Lancar
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Ini Alasan Denada Tak Sejak Awal Mengakui Ressa Rossano sebagai Anak Kandungnya
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Neymar bertekad masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.