Haier Mulai Adopsi Teknologi AI dan Robot

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Shanghai, VIVA – Perkembangan teknologi rumah tangga semakin mengarah pada integrasi kecerdasan buatan dan robotika. Hal ini terlihat dalam ajang Appliance & Consumer Electronics Expo (AWE) 2026 di Shanghai, yang menampilkan berbagai inovasi terbaru dalam konsep smart living.

Pameran tersebut menjadi salah satu barometer global dalam melihat arah industri elektronik konsumen, khususnya perangkat rumah pintar. Tahun ini, fokus utama tidak hanya pada efisiensi, tetapi juga pada kemampuan perangkat untuk memahami dan merespons kebutuhan pengguna secara otomatis.

Baca Juga :
Tren Prediksi Kripto Pakai AI, Upbit Imbau Investor Tetap Berhati-Hati
Teknologi Analitik Mulai Dipakai untuk Menilai Risiko Kredit

Salah satu sorotan datang dari Haier yang memperkenalkan teknologi AI Vision 2.0. Dikutip dari keterangan resmi, Selasa 16 Maret 2026, inovasi ini memungkinkan perangkat rumah tangga mengenali objek dengan lebih akurat dan cepat, sekaligus memahami kebutuhan pengguna secara lebih presisi.

Melalui pendekatan tersebut, perangkat seperti kulkas dan mesin cuci kini tidak lagi sekadar alat, melainkan bagian dari sistem pintar yang saling terhubung. Kulkas Haier mampu mengidentifikasi berbagai jenis bahan makanan, sementara mesin cucinya dapat menyesuaikan mode pencucian berdasarkan kondisi dan perintah pengguna.

Selain AI, Haier juga menghadirkan robot rumah tangga sebagai bagian dari ekosistem smart home. Kehadiran robot ini menunjukkan bagaimana teknologi mulai mengambil peran lebih besar dalam membantu aktivitas domestik sehari-hari.

Dalam demonstrasi di AWE 2026, robot buatan Haier mampu menjalankan berbagai tugas, mulai dari membersihkan rumah hingga membantu mengatur bahan makanan. Robot tersebut bahkan dapat memilah dan menempatkan barang secara otomatis dengan bantuan teknologi visual dan pemindaian.

Teknologi ini didukung oleh sistem operasi UHomeOS yang menjadi pusat kendali seluruh perangkat pintar di dalam rumah. Dengan sistem tersebut, berbagai perangkat dapat saling terhubung dan bekerja secara terkoordinasi sesuai kebutuhan pengguna.

Konsep ini menjadi bagian dari evolusi menuju rumah yang lebih proaktif, bukan sekadar reaktif. Artinya, perangkat tidak hanya menunggu perintah, tetapi mampu mengambil inisiatif berdasarkan kebiasaan yang dipelajari.

Di sisi industri, Haier juga memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di pasar global. Perusahaan tersebut tercatat masih memimpin penjualan peralatan rumah tangga besar, sekaligus memperluas pengaruh di segmen smart home.

Baca Juga :
Muncul ‘Elegan’ Sambil Ngopi Usai Dirumorkan Tewas, Video Netanyahu Diduga Kuat Hasil AI
Viral Video Netanyahu Minum Kopi, Warganet Curigai Kejanggalan Deepfake AI
Bangun Kota Masa Depan Berbasis AI dan Gaya Hidup

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekspor Korsel Tumbuh Dua Digit pada Februari 2026 Berkat Chip AI
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Polda Maluku Siapkan Shalat Idul Fitri di Lapangan Tahapary
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Stok Sembako Jelang Idul Fitri 1447 H Dipantau Ketat, Harga Cabai Turun!
• 3 jam laludisway.id
thumb
Kasus Mayat Dalam Boks di Medan: Tersangka Utama Ajak Teman Buang Jasad Korban
• 12 menit lalukumparan.com
thumb
Sinopsis Drama China Dazzling, Guan Xiaotong Jadi Cahaya bagi Li Yunrui di Tengah Kehidupan Sulit
• 4 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.