Namun pelatih interim Madrid, Alvaro Arbeloa, memastikan timnya tidak akan mengadopsi mentalitas bertahan. Baginya, menyerang adalah gaya Madrid dan meraih kemenangan adalah harga mati bagi klub sekelas Madrid meski sudah unggul tiga gol atas sang lawan. Baca juga: Bikin Gol Cepat jadi Kunci agar City Tumbangkan Madrid "Saya ingin melihat Real Madrid yang sama seperti leg pertama. Kami tidak punya target lain selain menang, yang selalu dituntut ketika kami mengenakan seragam ini," tutur Arbeloa di situs resmi klub.
"Dengan kerendahan hati, komitmen, dan pengorbanan yang sama seperti pada leg pertama, bahkan dibutuhkan lebih banyak lagi karena kami bermain di markas lawan dan suporter mereka akan memadati stadion. Kami tidak bisa menjalani pertandingan ini dengan mentalitas lain," tegasnya.
"Kami tahu kesulitan pertandingan ini dan lawan yang akan kami hadapi. Kami tidak bisa memikirkan hal lain selain meraih kemenangan dan kami harus tampil di level tertinggi, bahkan lebih tinggi ketimbang leg pertama," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





