Sebuah sungai besar yang memisahkan Desa Kociok dan Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar Riau kini tak lagi jadi penghalang anak-anak untuk menggapai cita-citanya. Hari ini, suasana haru dan syukur menyelimuti dua desa tersebut siring dengan rampungnya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.
Jembatan dengan panjang 27,5 meter dan lebar 4 meter tersebut secara resmi diluncurkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Selasa (17/3/2026). Jembatan yang dibangun oleh Polda Riau tersebut akhirnya rampung setelah pengerjaan selama 20 hari.
Seorang anak SD bernama Refi Amelia yang tinggal di Desa Kociok mengungkapkan rasa senangnya atas terbangunnya jembatan tersebut. Sebelum diperbaiki, jembatan tersebut kondisinya sudah lapuk dan bolong-bolong.
Bahkan, Refi dan teman-temannya harus berjalan jauh memutar untuk menimba ilmu. Tapi kini, Refi dan anak-anak lainnya tak perlu was-was lagi melintasi jembatan tersebut. Jembatan yang kokoh kini hadir sebagai jalan untuk menggapai cita-citanya.
"Sebelum ini, desa kami dipisahkan sebuah sungai, kami pergi ke sekolah penuh perjuangan kami harus memutar jauh untuk pergi ke sekolah. Hari ini semuanya sudah berubah, sekarang sudah berdiri jembatan yang kuat, jembatan yang akan mewujudkan cita-cita kami," jelasnya.
Refi menyampaikan rasa syukurnya atas terbangunnya jembatan yang kokoh. Bocah berusia 10 tahun itu menyampaikan terima kasihnya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Refi tahu, bapak sibuk mengurus Negara Indonesia, tapi masih diingat oleh bapak membangun jembatan untuk kami. Dari lubuk hati kami yang paling dalam kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Kapolri yang telah membangun Jembatan Merah Putih Presisi untuk kami," katanya.
Baginya, jembatan bukan sekadar sebuah infrastruktur bangunan fisik, melainkan sebuah jalan yang menjadi harapan baru untuk menggapai cita-citanya.
"Bagi kami, jembatan ini adalah jalan untuk mewujudkan cita-cita kami. Kami berdoa, semoga Bapak Presiden dan Bapak Kapolri diberikan kesehatan untuk memimpin negeri ini. Semoga kebaikan yang bapak berikan kepada kami menjadi amal yang terus mengalir manfaatnya bagi masyarakat Indonesia," ujarnya.
Sama halnya dengan Refi, dua orang lansia dengan penuh rasa haru di Desa Kociok juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Jenderal Sigit. Dengan adanya jembatan yang kokoh, kini mereka bisa pergi ke masjid untuk beribadah dan melaksanakan pengajian.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Kapolri jembatan kami sudah selesai dan bagus. Kami bisa pergi ke masjid lebih mudah, anak-anak bisa pergi sekolah. Jadi kami sangat berterima kasih kepada Pak Presiden dan Pak Kapolri," ucapnya.
Polda Riau telah merampungkan pembangunan 27 jembatan di 12 kota/kabupaten se-Provinsi Riau. Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama dalam menyambung konektivitas antardesa.
Kegiatan peresmian jembatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Ketua Komisi IV Titiek Soeharto, Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi, Kapolres Kampar AKBP Boby Ramadan Putra Sebayang serta kapolres lain se-Polda Riau, pejabat utama (PJU) Polda Riau, tokoh adat dan masyarakat setempat.
(mea/dhn)





