Sambut Lebaran 2026, Dinas Pendidikan Jatim Ajak Murid SLB Belanja Baju Baru

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mengajak puluhan murid Sekolah Luar Biasa (SLB) berbelanja baju dalam program “Ramadan Pendidikan Berdampak” untuk menyambut Lebaran 2026.

Aries Agung Paewai Kepala Dinas Pendidikan Jatim mengatakan, kegiatan yang juga melibatkan guru dan tenaga kependidikan itu, sekaligus untuk menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berdampak sosial bagi siswa berkebutuhan khusus.

“Pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga membangun empati dan kepedulian sosial,” katanya pada Selasa (17/3/2026).

Selain berbelanja baju Lebaran, para murid juga menerima santunan dan mengikuti kegiatan berbagi takjil bersama.

Aries mengatakan bahwa program tersebut dirancang untuk memperkuat nilai kepedulian sosial dalam dunia pendidikan.

“Program ini sangat dibutuhkan bagi anak-anak kita yang berkebutuhan khusus, karena di tengah keterbatasan, mereka harus mandiri dengan bekal yang mereka bawa, yaitu kompetensi dari pengembangan bakat dan minat yang telah dilatih di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Program “Ramadan Pendidikan Berdampak” sendiri diterapkan di berbagai sekolah di Jawa Timur selama bulan Ramadan. Kegiatannya meliputi pondok Ramadan, pesantren kilat, santunan siswa, bazar sembako murah, hingga pembelajaran berbasis nilai spiritual.

Selain itu, sekolah juga didorong menggelar kegiatan kreatif seperti lomba ceramah, proyek tematik Ramadan, serta gerakan pengurangan sampah plastik.

Di sisi lain, Pemprov Jatim juga terus memperkuat pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus melalui program Vokasi Istimewa yang berjalan sejak 2020.

Program itu memberikan pelatihan keterampilan seperti tata boga, kecantikan, otomotif, hingga kerajinan, guna mendorong kemandirian siswa.

Aries menegaskan, akses pendidikan berkualitas merupakan hak semua anak, termasuk siswa berkebutuhan khusus, sehingga program vokasi menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi dan kemandirian mereka.

“Ramadan menjadi ruang pembelajaran yang bermakna. Nilai-nilai seperti empati, kebersamaan, dan kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam pendidikan selama bulan suci,” pungkasnya. (ris/saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkeu Purbaya Buru 10 Perusahaan Pengemplang Pajak Modus Underinvoicing
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Sidang Perkara LNG : Saksi Sebut Audit BPK Keliru soal Kerugian Negara
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Satgas Damai Cartenz Ungkap Sejumlah Fakta Penangkapan Narapidana Pembunuhan yang Kabur dari Lapas
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Forever Layoffs, PHK Terus Terjadi dan Buat Pekerja Kehilangan Rasa Aman
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Naik MRT, LRT, Transjakarta Gratis saat Lebaran Idul Fitri 2026
• 1 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.