Subang (ANTARA) - Petugas melakukan sterilisasi jalur dan area sekitar rest area di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sebagai langkah persiapan penerapan rekayasa lalu lintas one way di ruas jalan tol tersebut.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo dalam melakukan di Subang, Jawa Barat, Selasa menyampaikan sterilisasi dilakukan di jalur arah Jakarta serta rest area di sepanjang jalur tersebut.
Dia menjelaskan waktu pasti dimulainya rekayasa lalu lintas one way akan mengikuti diskresi serta arahan dari pihak Kepolisian di lapangan.
Sementara itu, pada Selasa, arus lalu lintas di ruas jalan Tol Cipali dari arah Jakarta menuju arah Cirebon terpantau ramai lancar.
Astra Tol Cipali mencatat, sejak pukul 00.00 hingga 13.00 WIB, tercatat sekitar 34 ribu kendaraan melintasi ruas Tol Cipali dari arah Jakarta menuju Cirebon.
Volume lalu lintas tersebut meningkat 24 persen dibandingkan volume lalu lintas pada waktu yang sama pada hari sebelumnya.
Sedangkan arus kendaraan dari arah sebaliknya, terdapat sekitar 13 ribu kendaraan melintasi Cikopo menuju Jakarta, meningkat tujuh persen dibandingkan waktu yang sama pada hari sebelumnya.
Ardam menyampaikan secara keseluruhan, volume lalu lintas di ruas Tol Cipali terpantau meningkat 19 persen dibandingkan volume pada jam yang sama pda hari sebelumnya.
Astra Tol Cipali mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi arahan petugas di lapangan selama masa sterilisasi dan pemberlakuan rekayasa lalu lintas.
Pihak Astra Tol Cipali juga mengimbau pengguna jalan untuk membatasi waktu istirahat maksimal 30 menit, sehingga fasilitas rest area dapat digunakan secara bergantian oleh pengguna jalan lainnya.
Selain itu, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan fasilitas di luar jalan tol dengan keluar melalui gerbang tol terdekat untuk beristirahat dan masuk kembali tanpa dikenai biaya tambahan.
Baca juga: Arus jalan Tol Cipali meningkat saat H-4 Lebaran
Baca juga: Jalan Tol Cipali dilintasi 279 ribu kendaraan hingga H-6 Lebaran
Baca juga: Polresta Cirebon prediksi puncak arus mudik di ruas tol pada 17 Maret
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo dalam melakukan di Subang, Jawa Barat, Selasa menyampaikan sterilisasi dilakukan di jalur arah Jakarta serta rest area di sepanjang jalur tersebut.
Dia menjelaskan waktu pasti dimulainya rekayasa lalu lintas one way akan mengikuti diskresi serta arahan dari pihak Kepolisian di lapangan.
Sementara itu, pada Selasa, arus lalu lintas di ruas jalan Tol Cipali dari arah Jakarta menuju arah Cirebon terpantau ramai lancar.
Astra Tol Cipali mencatat, sejak pukul 00.00 hingga 13.00 WIB, tercatat sekitar 34 ribu kendaraan melintasi ruas Tol Cipali dari arah Jakarta menuju Cirebon.
Volume lalu lintas tersebut meningkat 24 persen dibandingkan volume lalu lintas pada waktu yang sama pada hari sebelumnya.
Sedangkan arus kendaraan dari arah sebaliknya, terdapat sekitar 13 ribu kendaraan melintasi Cikopo menuju Jakarta, meningkat tujuh persen dibandingkan waktu yang sama pada hari sebelumnya.
Ardam menyampaikan secara keseluruhan, volume lalu lintas di ruas Tol Cipali terpantau meningkat 19 persen dibandingkan volume pada jam yang sama pda hari sebelumnya.
Astra Tol Cipali mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi arahan petugas di lapangan selama masa sterilisasi dan pemberlakuan rekayasa lalu lintas.
Pihak Astra Tol Cipali juga mengimbau pengguna jalan untuk membatasi waktu istirahat maksimal 30 menit, sehingga fasilitas rest area dapat digunakan secara bergantian oleh pengguna jalan lainnya.
Selain itu, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan fasilitas di luar jalan tol dengan keluar melalui gerbang tol terdekat untuk beristirahat dan masuk kembali tanpa dikenai biaya tambahan.
Baca juga: Arus jalan Tol Cipali meningkat saat H-4 Lebaran
Baca juga: Jalan Tol Cipali dilintasi 279 ribu kendaraan hingga H-6 Lebaran
Baca juga: Polresta Cirebon prediksi puncak arus mudik di ruas tol pada 17 Maret





