Ditekan Pemain Wakil Tuan Rumah, Bagas Gagal Juara di Ruichang China Masters 2026

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Ruichang, VIVA – Harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar dari Ruichang China Masters 2026 harus pupus di partai puncak. Tunggal putra Prahdiska Bagas Shujiwo gagal mengatasi tekanan permainan wakil tuan rumah, Sun Chao, pada final yang berlangsung di Ruichang Sports Park Gym, China, Minggu 15 Maret 2026 waktu setempat.

Pada laga tersebut, Bagas harus mengakui keunggulan Sun Chao dalam dua gim langsung dengan skor 14-21 dan 11-21. Pemain asal China itu tampil agresif sejak awal pertandingan dan mampu mengontrol tempo permainan hingga membuat Bagas kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya.

Baca Juga :
Indonesia Nyaris Juara di Dua Turnamen Internasional! Bagas, Alwi, dan Putri KW Kompak Jadi Runner Up
Putri KW Bangkit dari Ketertinggalan, Singkirkan Wakil Malaysia dan Melaju ke Perempat Final Swiss Open 2026

Bagas mengakui lawannya bermain sangat baik dan berani mengambil inisiatif serangan sejak gim pertama. Situasi itu membuat dirinya terus berada dalam tekanan sepanjang pertandingan.

"Alhamdulillah bersyukur dengan hasil ini, di game pertama saya tidak bisa keluar dari tekanan lawan. Lawan hari ini bermain sangat bagus dan berani," ujar Bagas melalui keterangan yang dikutip PBSI, Selasa 17 Maret 2026.

Bagas jadi Finalis di Ruichang China Masters 2026
Photo :
  • Dok. PBSI

Memasuki gim kedua, Bagas sebenarnya mencoba menyesuaikan tempo permainan agar bisa keluar dari tekanan. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil karena ia masih sering membuat kesalahan sendiri, terutama pada bola-bola tanggung yang langsung dimanfaatkan oleh Sun Chao.

"Game kedua saya sudah mencoba dan mengikuti tempo lawan, tetapi saya tetap tidak bisa keluar dari tekanan, banyak bola buangan saya yang tanggung dan lawan bisa memanfaatkan itu," lanjutnya.

Menurut Bagas, secara teknis tidak ada kendala berarti dalam pertandingan tersebut. Namun ia mengakui lawannya tampil sangat percaya diri dan rapi dalam mengatur permainan.

"Untuk kendala tidak ada hanya saja saya tidak bisa keluar dari tekanan lawan. Lawan lebih berani menyerang dan mempercepat tempo permainan, keunggulan lawan sangat percaya diri dan bermain sangat rapi," jelasnya.

Pemain kelahiran Pati, Jawa Tengah itu juga menilai dirinya masih memiliki banyak pekerjaan rumah setelah hasil di turnamen level BWF Tour Super 100 tersebut. Ia menilai perlu meningkatkan kekuatan pukulan serta memperbaiki sejumlah aspek permainan.

"Tekanan pasti ada dan hari ini saya tidak bisa bermain seperti biasa. Ke depannya mungkin saya harus menambah power saya dan masih banyak lagi yang harus saya evaluasi," ujar Bagas.

Baca Juga :
Ginting Panas! Tumbangkan Wakil Taiwan Wang Tzu Wei, Tiga Kemenangan Diraih di Swiss Open 2026
Lawan Pemain yang Lagi Naik Daun, Putri KW Justru Menang Telak di Swiss Open 2026
Adnan/Indah Menang Duel Sesama Indonesia di Swiss Open 2026, Dejan/Bernadine Tersingkir

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Irjen Agus Suryonugroho: 32 Ribu Pemudik Daftar Mudik Gratis Presisi 2026
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Turis Jepang Kini Bisa Gunakan QRIS untuk Belanja di Indonesia 
• 32 menit lalukatadata.co.id
thumb
Pelatih Borussia Monchengladbach Sebut Kevin Diks Jadi Salah Satu Jantung Tim di Bundesliga
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
[FULL] Pakar AI Tanggapi soal Rumor Kematian PM Israel Netanyahu di Tengah Konflik Timur Tengah
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Kejati Kaltim Geledah Kantor ESDM, Sita Dokumen Dugaan Korupsi Aktivitas Tambang
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.