Niat Bangunkan Sahur Pakai Petasan Berujung Tawuran, Warga Ciputat Dimediasi

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

TANGSEL, DISWAY.ID - Sejumlah warga di Ciputat, Tangerang Selatan tampak berkumpul untuk mediasi pada Selasa 17 Maret 2026 dini hari, berawal karena niat membangunkan sahur pakai petasan. 

Hal itu akhirnya berujung insiden tawuran. 

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo mengatakan selain mediasi, mereka menyerahkan lima senjata tajam kepada pihak kepolisian setelah sempat terjadi potensi tawuran antar warga yang dipicu kesalahpahaman saat membangunkan sahur di bulan Ramadan.

Dirinya mengapresiasi langkah warga yang memiliki kesadaran hukum dengan menyerahkan senjata tajam tersebut kepada petugas.

BACA JUGA:Perusak Ramadan! Balap Lari Liar di Ciputat Dibubarkan, 13 Remaja Diamankan Kedapatan Bawa Celurit!

"Alhamdulillah hari ini ada inisiatif dari warga untuk menyerahkan senjata tajam kepada pihak kepolisian. Kami sangat mengapresiasi ini sebagai bentuk kesadaran masyarakat terhadap hukum," katanya kepada disway.id di Kelurahan Ciputat, Selasa dinihari 17 Maret 2026.

Total ada lima senjata tajam yang diserahkan secara sukarela oleh warga.

"Tidak ada tindakan hukum. Ini karena mereka secara sukarela menyerahkan. Sementara kita lakukan pembinaan dulu," jelasnya.

Pihaknya memberi kesempatan hingga esok hari bagi warga yang masih menyimpan senjata tajam untuk menyerahkannya secara sukarela sebelum dilakukan evaluasi lanjutan oleh aparat.

BACA JUGA:Gasak Motor Warga di Ciputat, 2 Pelaku Curanmor Akhirnya Dibekuk Polisi, Motor Curian Berhasil Dikembalikan

Sementara Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq menerangkan ketegangan antar warga sebelumnya dipicu oleh cara membangunkan sahur yang dianggap mengganggu.

Salah satu warga membangunkan sahur dengan cara membakar petasan.

Hal tersebut membuat warga lain tersinggung hingga memicu situasi yang nyaris berujung tawuran.

"Awalnya ada kegiatan membangunkan sahur oleh salah satu warga. Namun caranya menggunakan petasan sehingga mengganggu warga lain. Dari situ muncul ketegangan yang membuat situasi sempat tidak kondusif," tuturnya.

BACA JUGA:Kembali Menggunung! Tumpukan Sampah Hiasi Flyover hingga Pasar Ciputat: Pedagang Mengeluh

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pariwisata RI Hadapi Krisis, Perang AS–Iran Picu Potensi Kerugian Rp184,8 Miliar per Hari
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ramalan Shio Tikus 17 Maret 2026: Asmara, Keuangan, Karier
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Menteri LH Sorot Fasilitas Pengelolaan Sampah Kampung Rambutan
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Asik! Transjakarta Terapkan Tarif Rp1 pada Hari H Lebaran 2026
• 4 jam laludisway.id
thumb
Kabar Baik untuk Arsenal! Leandro Trossard Fit Jelang Duel Krusial Lawan Leverkusen
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.