KOMPAS.TV - Rupiah dan minyak kompak bergejolak meninggalkan angka asumsi APBN 2026. Desakan agar pemerintah segera mengajukan APBN Perubahan kini semakin menguat.
Ekonom dan penerliti LPEM FEB Universitas Indonesia, Teuku Riefky bilang, APBN Perubahan bertujuan untuk menyesuaikan realita harga energi dan kurs sudah tidak relevan dengan realita Maret 2026.
Ketika rupiah sudah menyentuh 17.000 per dollar, apakah ada gejala yang sama dengan krisis moneter pada tahun 1998? Mampukah visi pertumbuhan 8 persen Presiden Prabowo tetap tegak berdiri di tengah badai fiskal ini? Bagaimana caranya agar gejolak minyak dan rupiah tidak merampas momentum ekonomi lebaran?
#kombis #ekonomi #mudik #lebaran
Baca Juga: Bikin Nyaman Pemudik, Rest Area Milik Polisi Disulap Jadi Wahana Bermain Berkonsep Doraemon
Penulis : Yulian-Indah
Sumber : Kompas TV
- ekonomi
- lebaran
- kombis





