BAGHDAD – Roket dan setidaknya lima drone diluncurkan ke Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Baghdad pada Selasa (17/3/2026) pagi dari berbagai daerah di sekitar ibu kota Irak, kata sumber keamanan. Serangan ini merupakan salah satu yang paling intens ditujukan ke kedutaan tersebut sejak dimulainya perang AS–Israel dengan Iran.
Seorang saksi mata Reuters melihat setidaknya tiga drone menuju ke arah kedutaan. Sistem pertahanan udara C-RAM menembak jatuh dua di antaranya, sementara yang ketiga menghantam bagian dalam kompleks kedutaan, dari mana api dan asap terlihat mengepul, kata saksi tersebut.
Sebuah ledakan terdengar di ibu kota Irak, kata seorang saksi lainnya.
Telepon seluler Kedutaan AS dimatikan ketika Reuters menghubungi untuk meminta komentar.
Milisi yang didukung Iran telah menyerang kepentingan dan aset AS di Irak sebagai pembalasan atas perang yang dimulai pada 28 Februari.
Pada Senin (16/3/2026), kelompok Kataib Hezbollah yang bersekutu dengan Iran mengumumkan kematian komandan senior dan juru bicaranya. Pasukan Mobilisasi Populer mengatakan serangan udara menewaskan setidaknya delapan pejuangnya di kota al-Qaim, Irak, dekat Suriah.
Pasukan keamanan Irak telah dikerahkan di berbagai bagian ibu kota dan menutup Zona Hijau Baghdad yang diperkuat, yang menampung gedung-gedung pemerintah dan misi diplomatik termasuk Kedutaan Besar AS.
(Rahman Asmardika)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533508/original/013956000_1773740110-Screenshot_2026-03-17_154959.jpg)

