Program 3 Juta Rumah, Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Hunian Layak

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Jakarta 

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), resmi mencanangkan program pembangunan 3 juta rumah di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta.

Program strategis ini merupakan wujud nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menuntaskan masalah backlog (angka kekurangan) perumahan dan menghadirkan hunian layak, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

AHY menegaskan, pemerintah menempatkan sektor perumahan rakyat sebagai prioritas utama pembangunan nasional. Pasalnya, hunian yang layak merupakan fondasi dasar untuk menciptakan keluarga yang sehat dan masyarakat yang produktif.

“Beliau (Presiden Prabowo) kokoh dalam komitmen dan sejak awal meyakini bahwa keluarga yang sehat itu berawal dari rumah yang baik, dan masyarakat yang berdaya itu berawal dari rumah yang layak,” ujar AHY, dikutip Selasa, 17 Maret 2026

AHY menyoroti realita bahwa saat ini masih banyak keluarga Indonesia yang terpaksa tinggal di hunian yang kurang atau bahkan tidak layak huni.

Oleh karena itu, program 3 juta rumah difokuskan untuk mempermudah kelompok masyarakat bawah agar bisa memiliki rumah sendiri.

"Fokus kita pada upaya membantu akses perumahan yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah," ungkapnya.

*Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional*

Lebih dari sekadar solusi sosial, AHY meyakini bahwa pembangunan 3 juta rumah akan memberikan multiplier effect (efek ganda) yang kuat bagi perekonomian Indonesia.

Sektor perumahan dinilai mampu menggerakkan ratusan industri turunan, seperti industri semen, baja, dan material bangunan lainnya. Selain itu, proyek raksasa ini dipastikan akan membuka jutaan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Semangatnya adalah bukan hanya menuntaskan housing backlog dan membuat masyarakat hidup di rumah yang lebih layak, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi jika sektor ini bisa kita kawal bersama-sama,” jelas AHY.

Untuk memastikan target ini tercapai, pemerintah saat ini terus mengoordinasikan berbagai kementerian dan lembaga.

AHY menekankan pentingnya ekosistem pembangunan yang terpadu—mulai dari kemudahan penyediaan lahan hingga konsep hunian Transit-Oriented Development (TOD) yang terintegrasi dengan pusat transportasi seperti Stasiun Manggarai dan kawasan ekonomi.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, program 3 juta rumah diharapkan tidak hanya mengentaskan masalah papan bagi rakyat kecil, tetapi juga menjadi lokomotif penggerak ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga di Gayo Lues bangun rumah dari material sisa bencana
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini: Simak Cara Beli Pertamax Lebih Murah Selasa 17 Maret 2026
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Shalat Jamak saat Mudik Lebaran? Ini Syarat dan Bacaan Niatnya
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Jelang Lebaran, Inara Rusli Minta Maaf ke Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Purbaya Utak-atik Anggaran, Pemerintah Siapkan Skenario Efisiensi
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.