Pastikan Pasokan Listrik Idulfitri 2026 Andal, Ini Strategi PLN

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Petugas PLN NPC ketika melakukan pengecekan akhir pada infrastruktur kelistrikan Feeder Station (FS) 01 di Tunjung, Kelantan yang diselesaikan 15 hari lebih awal dari target. (Dok. PT PLN Persero)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan nasional dengan memastikan cadangan daya yang mencukupi selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) tahun ini. Hal itu demi menjaga keandalan listrik selama lebaran yang tinggal menghitung hari.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa proyeksi beban puncak kelistrikan pada periode Idulfitri tahun ini diperkirakan mencapai 35.017 Mega Watt (MW). Daya mampu pasok nasional saat ini berada di angka 51.967 MW, sehingga masih terdapat cadangan daya sebesar 16.950 MW.

"Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM, PLN terus siaga agar sistem kelistrikan andal untuk Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026 di seantero Indonesia," ucap Darmawan dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).


Baca: Pengumuman! Tarif Listrik April-Juni 2026 Resmi Tidak Naik

Kesiapan pasokan daya yang besar tersebut telah melalui asesmen yang telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Pemeriksaan juga mencakup sisi hulu yakni kesiapan pembangkitan, hingga sisi hilir pada jaringan distribusi yang langsung mengalirkan listrik ke pelanggan.

PLN menyiapkan berbagai peralatan pendukung seperti 2.005 unit genset, 773 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.349 unit gardu bergerak (UGB), serta 429 unit truk crane yang siap digunakan. Upaya ini dilakukan agar suplai listrik yang andal untuk masyarakat terus terjaga.

"Kami juga sudah cek pasokan energi primer nasional aman, mulai dari batu bara, gas, hingga BBM. Pemeliharaan sistem transmisi dan gardu induk juga telah tuntas dilakukan jauh sebelum Ramadan dan Idulfitri," ujarnya.

Khusus sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali), beban puncak diproyeksikan berada di angka 22.453 MW dengan daya mampu pasok 33.497 MW, sehingga cadangan daya sekitar 11.044 MW.

Untuk mengawal pasokan di lapangan, PLN menyiagakan 72.053 personel di 3.700 posko siaga di seluruh Indonesia, serta memastikan keamanan di lokasi prioritas seperti tempat ibadah dan pusat transportasi.

"Dengan cadangan daya yang cukup, sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman. Sehingga masyarakat dapat menikmati momen berkumpul serta menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman," tambahnya.

Dalam memastikan keandalan subsistem, peninjauan juga dilakukan di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon, Banten.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernardus Sudarmanta menegaskan bahwa fasilitas berkapasitas terpasang 740 MW ini terus beroperasi optimal untuk menyuplai kawasan industri dan masyarakat di Banten yang terhubung dengan interkoneksi Jawa-Bali.

"Seluruh unit mesin di PLTGU Cilegon dalam kondisi prima untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Kami telah menyiapkan personel siaga, memastikan keandalan peralatan, serta melakukan monitoring operasi secara intensif agar pasokan listrik tetap andal," tutup Bernadus.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: PLN Bangun 3 SPKLU Fast Charging di Kemendag

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selasa pagi, emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak turun
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Iran Masih Bisa Ekspor Jutaan Barel Minyak Lewat Selat Hormuz
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Aktivis dan Influencer Internasional Tuntut Badan Propaganda Israel! Bayar Gaji Rp10,1 Miliar yang Belum Dibayar
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Video: Menko AHY: Program 3 Juta Rumah Solusi Backlog dan Dorong Ekonomi
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Siswa Sekolah Rakyat Aceh Besar Bagikan Takjil Gratis
• 4 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.