Penulis: Ady Mata Ratu
TVRINews, Sumba Timur
Dukungan terhadap pembangunan tambak udang terintegrasi di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, terus mengalir dari pemerintah desa (Pemdes) maupun masyarakat adat setempat.
Program strategis nasional tersebut dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah itu.
Kepala Desa Palakahembi, Arif Maramba, menyampaikan bahwa pemerintah desa bersama masyarakat adat pada prinsipnya mendukung pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi yang saat ini tengah berjalan.
"Kami pada prinsipnya mendukungkan proyek tersebut. Hal ini diberikan karena proyek tersebut diyakini mampu membawa dampak positif bagi pembangunan desa, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja dan peningkatan ekonomi masyarakat," kata Arif Maramba, Selasa, 17 Maret 2026.
Menurutnya, pembangunan tambak udang modern tersebut merupakan peluang besar bagi masyarakat setempat untuk terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi baru.
Selain membuka lapangan kerja, keberadaan kawasan budidaya udang juga diharapkan mendorong pertumbuhan usaha masyarakat di sektor pendukung seperti perdagangan, jasa, hingga transportasi.
Sejalan dengan Kepala Desa, Tokoh adat Palakahembi, Kambaru Windi, menegaskan bahwa dukungan masyarakat terhadap proyek tambak udang terintegrasi lahir dari proses dialog yang terbuka dan penuh pertimbangan.
"Kami tidak melihat ini hanya sebagai proyek fisik, tetapi sebagai bentuk penghargaan terhadap potensi tanah kami. Leluhur kami mengajarkan untuk menjaga bumi agar dapat memberi makan kepada anak cucu," ucap Kambaru Windi.
Program budidaya udang terintegrasi ini merupakan proyek yang digagas pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan konsep industri dari hulu hingga hilir.
Kawasan tersebut direncanakan dibangun di atas lahan sekitar 2.000 hektare di wilayah Desa Palakahembi dan sekitarnya dengan investasi mencapai sekitar Rp7,5 triliun.
Pembangunan kawasan ini juga diproyeksikan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal serta meningkatkan produksi udang nasional. Bahkan pemerintah menargetkan perekrutan sekitar 3.000 tenaga kerja lokal untuk mendukung operasional tambak udang terintegrasi tersebut.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat desa, dan masyarakat adat, pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi di Palakahembi diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi baru di Kabupaten Sumba Timur serta memperkuat sektor perikanan budidaya di Nusa Tenggara Timur.
Editor: Redaktur TVRINews





