Pemdes dan Tokoh Adat Dukung Penuh Tambak Udang Palakahembi

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ady Mata Ratu

TVRINews, Sumba Timur

Dukungan terhadap pembangunan tambak udang terintegrasi di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, terus mengalir dari pemerintah desa (Pemdes) maupun masyarakat adat setempat.

Program strategis nasional tersebut dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah itu.

Kepala Desa Palakahembi, Arif Maramba, menyampaikan bahwa pemerintah desa bersama masyarakat adat pada prinsipnya mendukung pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi yang saat ini tengah berjalan. 

"Kami pada prinsipnya mendukungkan proyek tersebut. Hal ini diberikan karena proyek tersebut diyakini mampu membawa dampak positif bagi pembangunan desa, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja dan peningkatan ekonomi masyarakat," kata Arif Maramba, Selasa, 17 Maret 2026.

Menurutnya, pembangunan tambak udang modern tersebut merupakan peluang besar bagi masyarakat setempat untuk terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi baru.

Selain membuka lapangan kerja, keberadaan kawasan budidaya udang juga diharapkan mendorong pertumbuhan usaha masyarakat di sektor pendukung seperti perdagangan, jasa, hingga transportasi.

Sejalan dengan Kepala Desa, Tokoh adat Palakahembi, Kambaru Windi, menegaskan bahwa dukungan masyarakat terhadap proyek tambak udang terintegrasi lahir dari proses dialog yang terbuka dan penuh pertimbangan.

"Kami tidak melihat ini hanya sebagai proyek fisik, tetapi sebagai bentuk penghargaan terhadap potensi tanah kami. Leluhur kami mengajarkan untuk menjaga bumi agar dapat memberi makan kepada anak cucu," ucap Kambaru Windi.

Program budidaya udang terintegrasi ini merupakan proyek yang digagas pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan konsep industri dari hulu hingga hilir. 

Kawasan tersebut direncanakan dibangun di atas lahan sekitar 2.000 hektare di wilayah Desa Palakahembi dan sekitarnya dengan investasi mencapai sekitar Rp7,5 triliun.

Pembangunan kawasan ini juga diproyeksikan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal serta meningkatkan produksi udang nasional. Bahkan pemerintah menargetkan perekrutan sekitar 3.000 tenaga kerja lokal untuk mendukung operasional tambak udang terintegrasi tersebut.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat desa, dan masyarakat adat, pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi di Palakahembi diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi baru di Kabupaten Sumba Timur serta memperkuat sektor perikanan budidaya di Nusa Tenggara Timur.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Mudik Lebaran 2026: Ganjil-Genap, Contraflow, dan One Way Berlaku Mulai Hari Ini
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
TAUD Nilai Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Masuk Percobaan Pembunuhan
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Komisi I DPR soal Jabatan Kaster TNI Aktif Lagi: Untuk Sokong Kinerja TNI
• 39 menit lalukumparan.com
thumb
Bersiap Terapkan One Way, Jalur Arah Jakarta di Tol Cipali Mulai Disterilisasi
• 2 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.