Marak Penipuan Jelang Lebaran, Kemendag Buka Kanal Pengaduan Online

wartaekonomi.co.id
16 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lonjakan penipuan transaksi online menjelang Lebaran, mendorong pemerintah memperketat pengawasan serta membuka kanal pengaduan bagi masyarakat.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengambil langkah ini untuk melindungi konsumen.

Para korban dapat langsung melapor ke Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) secara online.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, masyarakat yang menjadi korban dapat langsung melapor ke Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN).

“Langsung saja, langsung (korban mengadu ke PKTN)."

"Kan kita memang terbuka untuk semua ya,” kata Budi saat ditemui usai meninjau Pasar Rawasari, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, Kemendag terus melakukan pengawasan terhadap praktik perdagangan digital, termasuk penipuan yang marak terjadi di media sosial.

Salah satu modus yang kerap digunakan pelaku adalah memanfaatkan akun Instagram dengan tanda verifikasi atau centang biru serta jumlah pengikut besar, untuk meyakinkan calon pembeli.

Terutama dari maraknya penipuan penjualan baju Lebaran di Instagram yang semakin meyakinkan dengan berbagai modus baru.

Selain pengawasan, Kemendag juga tengah mengevaluasi regulasi terkait perdagangan elektronik.

“Pengawasan, jadi kita terus melakukan monitor, dan kami juga ingin sekarang lagi membenahi Permendag terkait dengan e-commerce,” tuturnya.

Pemerintah, lanjut Budi, akan meninjau ulang aturan tersebut bersama kementerian/lembaga dan pelaku usaha.

“Jadi akan kita lihat ulang, kita evaluasi kembali nanti bareng-bareng dengan kementerian/lembaga dan juga pelaku usaha,” terangnya.

Sementara, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat adanya peningkatan signifikan kasus penipuan selama Ramadan.

Tren penipuan ini sudah terlihat sejak awal bulan puasa.

Dalam 10 hari pertama Ramadan, tercatat 13.130 laporan penipuan dengan 22.593 rekening yang dilaporkan.

Modus yang digunakan pun beragam, mulai dari penawaran produk seperti pakaian dan aksesori Lebaran, hingga penipuan berkedok hadiah dan investasi.

Baca Juga: Waspada Penipuan Online Jelang Lebaran, Terapkan Prinsip JEDA Ala Blibli

Dengan meningkatnya kasus penipuan online, pemerintah mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat berbelanja online, terutama menjelang Lebaran, ketika aktivitas transaksi digital meningkat pesat'

Korban juga diimbau jangan ragu melaporkan penipuan kepada PKTN. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jepang Perketat Pengawasan Investasi Asing untuk Lindungi Keamanan Ekonomi Nasional
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Pemprov Jateng Lepas 15.870 Pemudik Gratis dari Jakarta di TMII | SAPA PAGI
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Lebaran Jadi Istimewa dengan Hantaran Hari Raya dari ARYADUTA Menteng dan Chef William Wongso
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Airlangga Beberkan Tiga Skenario Dampak Perang Iran ke Ekonomi Indonesia
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Trump Kecewa, Sekutu Amerika Serikat Tak Mau Bantu Soal Konflik Iran di Selat Hormuz
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.