KOMPAS.TV - Menjelang masa libur dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus memastikan ketersediaan pasokan energi bagi masyarakat tetap aman. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi menjelang arus mudik dan arus balik Idulfitri di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat, Pertamina mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026 yang akan siaga penuh selama periode mudik dan arus balik. Satuan tugas ini bertugas melakukan monitoring secara intensif terhadap suplai, ketahanan stok, dan distribusi energi, serta operasional sarana dan fasilitas di seluruh wilayah kerja Regional Sumbagsel.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, menyampaikan bahwa Pertamina telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna memastikan keandalan pasokan serta kelancaran distribusi energi selama periode Ramadan dan Idulfitri.
“Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan pasokan energi tetap aman serta distribusinya berjalan lancar di seluruh wilayah kerja. Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta instansi terkait juga terus diperkuat guna memastikan penyaluran energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” jelas Erwin.
Berdasarkan proyeksi selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri, konsumsi produk gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) di wilayah Sumatera Selatan diperkirakan meningkat sekitar 10% dibandingkan rata-rata normal harian. Sementara itu, konsumsi produk gasoil (Biosolar dan Dex Series) diproyeksikan turun sekitar 17%, seiring berkurangnya aktivitas angkutan logistik selama masa libur Idulfitri.
Untuk produk LPG 3 Kg, konsumsi diperkirakan meningkat sekitar 9%, terutama pada sektor rumah tangga. Sementara kebutuhan Avtur diproyeksikan mengalami kenaikan sekitar 22% seiring meningkatnya frekuensi penerbangan di sejumlah bandara wilayah Sumsel selama periode mudik dan arus balik.
Sebagai langkah penguatan pasokan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel juga melakukan penambahan stok energi di wilayah Sumatera Selatan. Untuk produk gasoline, dilakukan penambahan pasokan sebesar 3.158 KL.
Sementara itu, pada produk gasoil telah dilakukan penambahan pasokan sebesar 1.567 KL guna mendukung kelancaran distribusi logistik serta aktivitas transportasi yang meningkat pada awal Ramadan.
Adapun untuk LPG 3 Kg, Pertamina menambah pasokan sebesar 878 MT untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat, khususnya pada sektor rumah tangga dan pelaku UMKM.
Dari sisi infrastruktur, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memiliki 10 Terminal BBM, 3 Terminal LPG, 702 SPBU, 882 Pertashop, 57 SPBE, 559 Agen LPG, serta 6 Aviation Fuel Terminal (AFT) yang seluruhnya dalam kondisi operasional untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat.
Penulis : Anindhita-Maulizeira
Sumber : Kompas TV
- Advertorial
- Pertamina
- Sumbagsel
- Pasokan
- Energi





