Pyridam Farma (PYFA) akan Gelar Right Issue 5,7 M Saham untuk Rencana Akuisisi

katadata.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Emiten farmasi pelat merah PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) berencana menggelar aksi korporasi berupa penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau right issue. Perseroan berencana menerbitkan hingga 5,7 miliar saham baru untuk mendukung rencana akuisisi.

Manajemen menyebut, PYFA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 5,7 miliar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Adapun harga pelaksanaan right issue akan ditetapkan kemudian.

“Harga pelaksanaan PMHMETD II akan ditentukan kemudian dengan mengacu pada ketentuan Persyaratan Pencatatan Saham Tambahan melalui PMHMETD sebagaimana diatur dalam Peraturan BEI No. I-A. Ketentuan-ketentuan PMHMETD II, termasuk harga pelaksanaan final dan jumlah final atas saham yang akan diterbitkan, akan diungkapkan dalam Prospektus yang diterbitkan dalam rangka PMHMETD II,” dikutip Selasa (17/3).

Selain right issue, perseroan juga berencana menerbitkan waran yang menyertai saham hasil pelaksanaan aksi korporasi tersebut. Jumlah waran yang akan diterbitkan maksimal 35% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Rencana aksi korporasi ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026.

Manajemen PYFA menyatakan penambahan modal melalui right issue ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan perseroan. Selain itu, langkah tersebut juga akan meningkatkan kapasitas perusahaan dalam mendukung kegiatan operasional, investasi, serta pendanaan.

Dalam jangka panjang, peningkatan modal diharapkan dapat memperkuat daya saing usaha sekaligus meningkatkan nilai investasi bagi para pemegang saham.

Adapun dana hasil right issue, setelah dikurangi biaya-biaya, akan digunakan untuk mendukung rencana akuisisi serta memperkuat struktur permodalan perseroan. Dana tersebut juga akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha, termasuk untuk modal kerja, belanja modal (capex), serta kebutuhan pendanaan operasional lainnya.

“Informasi final sehubungan dengan penggunaan dana akan diungkapkan dalam prospektus yang diterbitkan dalam rangka PMHMETD II yang akan disediakan kepada pemegang saham pada waktunya, sesuai dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis manajemen.

Di pasar saham, harga saham PYFA melonjak 13,16% ke level 344 pada perdagangan secara intraday pukul 9.05 WIB. kendati demikian harga sahamnya tercatat terkoreksi 33,85% dalam tiga bulan terakhir.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mensesneg Pimpin Rakor Bahas Pengawasan Program Strategis Presiden di Kantor Kemhan
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Kalahkan Cremonese 4-1, Fiorentina jauhi zona degradasi
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Anwar Usman Pamit dari MK, Sampaikan Permintaan Maaf
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
IHSG Bangkit di Awal Perdagangan Hari Ini, Diprediksi Naik Usai Lebaran
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Jalan Tol, Jateng Siapkan One Way Lokal
• 1 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.