Gawat! Rumah Keluarga Andrie Yunus di Sukabumi Diteror OTK Sejak Januari

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Tabir gelap di balik aksi penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, perlahan mulai tersingkap.

Fakta terbaru mengungkapkan bahwa serangan brutal di Jalan Salemba tersebut bukanlah peristiwa spontan, melainkan puncak dari rangkaian teror sistematis yang bahkan menyasar hingga ke kediaman orang tua korban di Sukabumi, Jawa Barat.

BACA JUGA:Sediakan 21 Armada Bus, PGN Bantu Masyarakat Mudik 2026 dengan Aman dan Nyaman

BACA JUGA:Kuasa Hukum PT Indobuildco Paparkan Hasil Pencocokan Objek Sengketa Kawasan Hotel Sultan

Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, membeberkan temuan mengejutkan bahwa keluarga Andri sudah mulai duteror orang tak dikenal sejak Januari 2026.

Berdasarkan pengakuan orang tua korban, jejak pengintaian tersebut terekam jelas pada pertengahan Januari lalu.

"Sekitar tanggal 16 Januari, ada orang tidak dikenal yang mendatangi rumah Andri di Sukabumi. Mereka mengaku datang jauh-jauh dari Jakarta hanya untuk mencari tahu sosok Andri dan keluarganya," ungkap Dimas, Senin 16 Maret 2026.

Data yang dihimpun oleh tim investigasi mandiri KontraS menunjukkan adanya upaya penggalian informasi yang sangat spesifik. Orang asing tersebut dilaporkan menggunakan kendaraan dengan pelat nomor awalan 'D' (Bandung dan sekitarnya), namun dengan tegas menyatakan bahwa mereka berasal dari Jakarta.

BACA JUGA:Kasus Penyiraman Andrie Yunus Jadi Sorotan PBB, Polisi Diminta Ungkap sang Aktor Intelektual

BACA JUGA:Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Beredar di Medsos Diduga AI? Wamen HAM: Tunggu Penyelidikan

Gestur mencurigakan ini tidak berhenti di rumah orang tua saja. Dimas menambahkan bahwa pengintaian fisik juga terjadi di lingkungan terdekat Andri di Jakarta hanya beberapa hari sebelum eksekusi penyiraman zat asam dilakukan.

"Ada tangkapan layar CCTV dari asrama yang menunjukkan kehadiran orang asing tiga hari sebelum kejadian. Dia hanya diam memantau di depan pintu mes KontraS, dan langsung menghilang begitu saja saat didekati atau ditanya oleh warga sekitar," lanjutnya.

Rangkaian peristiwa ini memperkuat dugaan bahwa penyerangan terhadap Andri Yunus merupakan hasil dari operasi intelijen sipil yang sangat rapi atau organized crime.

Pelaku diduga kuat telah memetakan setiap gerak-gerik Andri, mulai dari aktivitas advokasi di kantor, tempat tinggalnya di Jakarta, hingga titik lemah di kampung halamannya.

Dimas meyakini bahwa rentetan teror ini berkaitan erat dengan posisi Andri sebagai pembela HAM yang vokal.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jenderal Ahli Perang Hutan Tagor Rio Pasaribu Dimutasi Jadi Aster Kaskogabwilhan II
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Polisi Periksa 7 Saksi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Menkeu Purbaya Tes 10 Perusahaan: Semuanya Under Invoicing
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jelang Lebaran, ASDP Catat 126.276 Pemudik Tinggalkan Jakarta Menuju Sumatera
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
BeauPicks: Rekomendasi Produk MOP Beauty untuk Dapatkan Flawless Makeup di Hari Raya
• 9 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.