Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gedung Peluru AS di Al Dhafra

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Militer Iran (IRGC) mengklaim menyerang gudang amunisi AS di Pangkalan Udara Al Dhafra, Uni Emirat Arab, Senin (16/3/2026).
  • Serangan balasan ini bagian dari Operasi True Promise 4 yang diduga menyebabkan evakuasi fasilitas militer AS.
  • Kementerian Pertahanan UEA menyatakan sistem pertahanan mencegat lebih dari 90 persen total serangan rudal dan drone Iran.

Suara.com - Militer Iran mengklaim berhasil menghancurkan gudang penyimpanan amunisi milik militer Amerika Serikat di pangkalan udara Al Dhafra, Uni Emirat Arab, pada Senin (16/3/2026) waktu setempat.

Serangan tersebut disebut dilakukan oleh pasukan angkatan laut Garda Revolusi Iran (IRGC) sebagai agian dari operasi balasan terhadap AS dan Israel.

Dalam pernyataan resminya yang ke-41 terkait Operasi True Promise 4, IRGC menyebut serangan itu sebagai operasi akurat dan menghancurkan.

Target utama adalah depot amunisi pusat di pangkalan udara Al Dhafra Air Base yang digunakan oleh militer Amerika.

Ledakan besar dilaporkan mengguncang area pangkalan setelah serangan tersebut.

Menurut klaim IRGC seperti dilansir dari Tasnimnews, insiden itu memaksa pihak militer AS mengeluarkan perintah evakuasi di fasilitas tersebut.

Serangan drone yang diduga diluncurkan oleh Iran menghantam tangki bahan bakar di Dubai International Airport, Dubai, pada Senin pagi, 16 Maret 2026 waktu setempat. [NY Post]

IRGC juga menyebut pesawat tempur Amerika yang berada di pangkalan Al Dhafra harus segera dipindahkan ke pangkalan lain di wilayah pedalaman.

Langkah itu diambil untuk menghindari kerusakan lebih lanjut akibat serangan lanjutan.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak konflik militer antara Iran dengan AS dan Israel meletus pada akhir Februari.

Baca Juga: Laporan Intelijen AS Sebar Fitnah Tentang Mojtaba Khamenei, Reaksi Donald Trump Jadi Sorotan

Serangan udara besar dilaporkan terjadi setelah tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer dan warga sipil.

Sebagai balasan, angkatan bersenjata Iran melancarkan serangkaian serangan menggunakan rudal dan drone.

Targetnya meliputi posisi militer Amerika dan Israel di berbagai wilayah, termasuk pangkalan regional di Timur Tengah.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan UEA menyebut sistem pertahanan udara berhasil mencegat lebih dari 90 persen serangan rudal dan drone Iran.

Hingga hari ke-13 perang, tercatat 268 rudal balistik, 15 rudal jelajah, dan 1.514 drone berhasil dihancurkan sebelum mencapai target.

Meski banyak serangan berhasil dicegat, dampaknya tetap terasa di berbagai kota besar seperti Dubai dan Abu Dhabi. Warga kerap mendengar ledakan intersepsi di udara, sementara peringatan serangan muncul di ponsel hampir setiap hari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Buka Puasa Magrib Jabodetabek Hari Ini, Senin 16 Maret 2026
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Lazio vs AC Milan 1-0: Rossoneri Terpeleset, Inter Milan Makin Dingin di Puncak Klasemen!
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Arus Mudik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar, 14 Ribu Kendaraan Melintas di GT Cikatama
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Cerita Pemudik: Winarsih Ajak Anak Touring Motor dari Karawang ke Madiun Demi Hemat Ongkos Mudik
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Simon Grayson Gabung, Ini Daftar Lengkap Staf Pelatih Timnas Indonesia Era John Herdman
• 11 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.