Masalah Lahan Jadi Tantangan Program 3 Juta Rumah, AHY Usul Solusi Ini

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap keterbatasan lahan menjadi kendala utama dalam proses realisasi program 3 juta rumah.

Pasalnya, AHY menyebut isu pertanahan memerlukan koordinasi yang luas dan panjang demi memastikan lahan yang akan digunakan tidak bersengketa dan berstatus cleand and clear. Di mana, Integrasi dilakukan bersama Kementerian ATR/BPN, Kementerian Perumahan, Kementerian PU, Kemenhub, hingga Kementrans.

"Yang menjadi permasalahan selalu masalah lahan. Dulu kami di ATR/BPN juga selalu memikirkan bagaimana menyiapkan lahan yang siap pakai, yang clean and clear," kata AHY dalam agenda Pencanangan Pembangunan Hunian dalam Rangka Mendukung Program 3 Juta Rumah di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Menyiasati sempitnya lahan di wilayah perkotaan, pemerintah mendorong pengembangan hunian vertikal berbasis Transit Oriented Development (TOD). Konsep ini dinilai sebagai solusi paling rasional untuk mengikuti tren urbanisasi global yang terus meningkat.

Dalam laporannya, sebanyak 70% masyarakat dunia termasuk Indonesia ke depan akan secara lebih masuk beraktivitas di wilayah perkotaan. Oleh karena itu, tambah AHY, pendekatan vertical housing menjadi kewajiban di tengah keterbatasan areal yang melibatkan banyak kepentingan.

"Negara maju dan kota modern di dunia semua mengacu pada konsep TOD. Tantangan utama adalah arealnya sangat terbatas, untuk itu pendekatannya adalah vertical housing," tambahnya.

Baca Juga

  • Prabowo Heran Program 3 Juta Rumah Lambat, Hashim: Ada Masalah Birokrasi
  • Hashim Djojohadikusumo Bakal Prioritas Program 3 Juta Rumah untuk ASN Junior
  • Ada Program 3 Juta Rumah, Hashim Optimistis Target Ekonomi Tumbuh 8% Tercapai

Secara khusus, AHY menyampaikan apresiasi pada PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang menghendaki aset miliknya di lokasi strategis ikut dialokasikan untuk mendukung Program 3 Juta Rumah. Dia optimistis pemanfaatan aset BUMN transportasi ini menjadi kunci penyediaan hunian di tengah kota.

Adapun, salah satu proyek yang akan segera digarap berlokasi di Manggarai dengan luas lahan mencapai 2,2 hektare. Di lokasi tersebut, rencananya akan dibangun 8 tower hunian yang mampu menyuplai sekitar 2.200 unit hunian yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Di Manggarai ini, berdiri nanti insya Allah sesuai dengan yang disampaikan oleh Pak Dirut KAI tadi, di atas lahan kurang lebih 2,2 hektare ada 2 blok G dan F. Mudah-mudahan bisa segera hadir. Jumlahnya 8 tower, kurang lebih 2.200 unit," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Budaya Halal Bihalal dan Kunci Seni Memaafkan-Kuliah 3 Menit Ramadan
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tinjau Kesiapan Arus Mudik di GT Kalikangkung Kapolri Tekankan Mudik Aman dan Lancar
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
ASDP Terapkan Operasi Sangat Padat, Arus Bali–Jawa H-6 Lebaran Naik 33,8 Persen
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Merayakan Ulang Tahun di Panti Asuhan: Antara Kebaikan dan Rasa Kehilangan
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Aditya Zoni Buka Suara Usai Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun, Sebut Sang Kakak Sempat Ketakutan Berada di Nusakambangan
• 9 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.