KPK Sita 1 Mobil dan Uang Rp1 Miliar Terkait Suap Importasi

metrotvnews.com
23 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mencari bukti kasus dugaan suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai. Sebuah mobil dan uang asing disita penyidik.

"Penyidik melakukan penyitaan terhadap pihak terkait, berupa satu unit kendaraan roda empat dan uang tunai senilai SGD 78.000 atau ekuivalen sekitar Rp1 miliar lebih," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Senin, 16 Maret 2026.

Budi mengatakan, kendaraan dan uang itu diambil dan disita hari ini. KPK bakal menggunakan aset dan uang itu untuk kebutuhan pengembalian kerugian negara.

"Penyitaan yang dilakukan penyidik ini sebagai salah satu langkah progresif dalam upaya asset recovery nantinya," ucap Budi.

Baca Juga :

KPK Panggil 2 Saksi Dalami Suap Importasi
Penelusuran aliran dana dalam kasus ini bakal terus dilakukan. Namun, pihak yang dibidik enggan dirinci Budi.

"Penyidik masih akan terus mengembangkan perkara ini dengan menelusuri peran dari pihak-pihak lain dan melacak aliran uang hasil dugaan tindak pidana korupsi ini," ujar Budi.

Baca Juga :

Suap Importasi, KPK Temukan Banyak Bukti Permainan Cukai Rokok Ilegal
Bayu Prasojo jadi tersangka
KPK mengembangkan kasus dugaan suap importasi di Ditjen Bea Cukai. Pegawai Ditjen Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo (BPP) ditangkap.

Penyidik langsung membawa Bayu ke Gedung Merah Putih KPK usai ditangkap. Sebelum upaya paksa itu dilakukan, KPK lebih dulu menetapkan Budiman sebagai tersangka.

KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus ini. Mereka ialah Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Rizal (RZL); Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai Sispiran Subiaksono (SIS); Kepala Seksi Intelijen Ditjen Bea dan Cukai Orlando Hamonangan (ORL); Pemilik PT Blueray (BR) John Field; Ketua Tim Dokumentasi Blueray Andri (AND); dan Manager Operasional Blueray Dedy Kurniawan (DK).

Mereka terseret kasus dugaan rasuah terkait importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai. (Can)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mudik Lebaran 2026, Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik Dibuka 24 Jam
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider 2026
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Bengkulu Aman Selama Mudik Lebaran 2026
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Arbeloa Siapkan Rencana Jinakkan Erling Haaland
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Anggota DPR Nilai Wacana Pemotongan Gaji Menteri-Legislator Bentuk Teladan Pemimpin
• 3 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.