Unpam Klaim Dosennya Tak Terbukti Lecehkan Penumpang KRL

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Universitas Pamulang (Unpam) menyebut salah satu dosennya tidak terbukti melecehkan penumpang perempuan di KRL Commuter Line relasi Nambo dari Stasiun Tebet pada Sabtu (14/3/2026).

Humas Unpam, Muhyiddin Fanda, mengatakan pihak kampus telah melakukan komunikasi untuk menelusuri informasi yang beredar.

“Berdasarkan klarifikasi awal yang kami terima, tidak ditemukan bukti yang mendukung dugaan yang beredar di media sosial,” ujar Fanda saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).

Baca juga: Penumpang Wanita Diduga Dilecehkan Dosen di KRL Jakarta Kota-Nambo

Meskipun begitu, Unpam masih meminta klarifikasi terhadap dosen tersebut. Pihaknya juga menelusuri informasi yang beredar untuk memastikan duduk perkara secara menyeluruh.

Selain itu, ia menyebut pihak pelapor dalam kasus tersebut telah mencabut laporannya.

“Update terakhir, pelapor sudah mencabut laporannya. Iya (yang dilaporkan) dosen Unpam, tetapi tidak terbukti melakukan tindakan yang dituduhkan,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Program Studi Teknik Industri Unpam, Tedi Dahniar, meminta publik menunggu keterangan resmi Polres Metro Depok terkait dugaan pelecehan penumpang KRL.

“Tunggu keterangan dari kepolisian,” kata dia.

Baca juga: KCI Blacklist Diduga Dosen di Tangsel Lecehkan Penumpang KRL

Sebelumnya, seorang wanita diduga menjadi korban pelecehan seksual saat menaiki KRL Commuter Line relasi Nambo dari Stasiun Tebet, Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 21.01 WIB.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Peristiwa tersebut diunggah dan viral di media sosial Instagram @jabodetabek24info. Dalam unggahan itu disebutkan peristiwa terjadi saat kereta berada di sekitar Stasiun Universitas Pancasila menuju Stasiun Universitas Indonesia.

Dalam narasi unggahan tersebut juga disebutkan bahwa terduga pelaku merupakan seorang dosen di salah satu kampus di Tangerang Selatan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Segel SPBU Tegal Besar Jember Dicopot OTK, DPRD Minta Penjelasan Polisi
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Perang AS-Israel Bangunkan "Macan Tidur", Iran-Korut "Bersatu"
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gramedia Gelar Ramadan Berkah Market, Sinar Mas Serahkan Wakaf 600 Al-Qur’an
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Menang Kategori Aktor Pendukung Terbaik, Sean Penn Raih Piala Oscar Ketiganya
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Waka BGN Suspend 2 SPPG Milik Orang yang Ngaku "Cucu Menteri"
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.