Mudik Lebaran, Waspadai Kantuk dan Lengah

kompas.id
4 jam lalu
Cover Berita

JOMBANG, KOMPAS - Kantuk dan lengah meningkatkan risiko kecelakaan fatal termasuk dalam masa angkutan Lebaran 2026. Pengemudi amat disarankan tak memaksakan diri serta memastikan keandalan kendaraan dan kebugaran fisik.

Menurut Kepala Unit 3 PJR Polda Jatim Akun Komisaris Sudirman, dari data di Tol Jombang-Mojokerto, kecelakaan dalam masa Operasi Ketupat Semeru dua tahun terakhir meningkat cukup tajam. Pada 2024 terjadi 9 kasus kecelakaan sedangkan 2025 tercatat 15 kecelakaan. Kenaikannya 60 persen.

”Separuh dari kasus kecelakaan itu disebabkan serangan kantuk. Berikutnya ialah kurang konsentrasi atau lengah,” kata Sudirman dalam media gathering oleh Astra Infra Tol Jombang-Mojokerto dan Satuan Patroli Jalan Raya Kepolisian Daerah Jawa Timur, Senin (16/3/2026) petang, di Jombang.

Tol Jombang-Mojokerto termasuk dalam Tol Trans-Jawa koridor Surakarta (Jawa Tengah) - Surabaya (Jawa Timur). Koridor ini terdiri dari ruas Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Jombang-Mojokerto, dan Surabaya-Mojokerto.

Koridor ini amat vital bagi pemudik tujuan Jateng, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Barat dari timur. Juga penting bagi pemudik dari barat ke timur tujuan Jatim, Pulau Madura, Pulau Bali, hingga Nusa Tenggara.

Selama masa angkutan Lebaran kurun H-7 sampai H+7, Polda Jatim memprediksi koridor Surakarta-Surabaya sepanjang 255-256 kilometer dilintasi setidaknya 3 juta mobil dan bus. Untuk lalu lintas di jalan raya atau bukan tol, jumlah kendaraan pribadi diprediksi 6-7 juta unit. Di jalan raya, lalu lintas lebih ramai karena pergerakan pemudik dengan sepeda motor yang populasinya 3-4 kali lipat dibandingkan mobil pribadi.

Baca JugaMudik Lebaran sebagai Retret Sosio-spiritual
Baca JugaJatim Tetap Perlu Waspadai Potensi Kecelakaan

Situasi serupa juga terjadi di ruas tol lainnya misalnya koridor Surabaya-Banyuwangi dan sub-koridor Surabaya-Gresik dan KLBM (Krian Legundi Bunder Manyar).

Sudirman melanjutkan, lebih dari separuh kecelakaan terjadi kurun pukul 15.00-18.00 WIB atau jelang buka puasa. Dalam tiga jam itu, fisik pengemudi melemah karena lapar dan haus. Perjalanan menjelang waktu buka puasa menjadi tantangan besar.

”Apalagi jika ditambah cuaca buruk yakni hujan deras dan angin kencang sehingga risiko kecelakaan kian meningkat,” kata Sudirman. Kantuk dan lelah, cuaca buruk, tetapi pengemudi tetap memaksakan diri menjadi kombinasi solid yang amat rentan menghadirkan maut.

”Kami sebagai bagian dari pengelola tol tidak henti-hentinya mengingatkan pemudik untuk waspada,” ujar Kepala Departemen Operasi dan Pemeliharaan Tol Jombang-Mojokerto Yunirihal menambahkan.

Lebaran diprediksi jatuh pada Sabtu (21/4/2026) sehingga Senin ini merupakan H-6 dari 1 Syawal 1448 Hijriah. Sebagian warga yang pekerja urban di Surabaya Raya dan Malang Raya semakin banyak yang memulai perjalanan mudik.

Dari pengalaman mudik bertahun-tahun ini, Surabaya biasanya ditinggal sampai sepertiga dari populasi. Jika populasinya 3,1 juta jiwa, maka pemudik dari Surabaya saja sudah 1 juta jiwa. Tujuannya kabupaten/kota asal mereka di seluruh Nusantara terutama Pulau Jawa.

Yunirihal melanjutkan, pengelola tol telah menyelesaikan program perbaikan dan pemeliharaan sehingga prasarana berbayar ini dalam kondisi andal. Rambu, marka, kamera, lampu, pagar telah dicek dan prima.

Selain itu, memastikan layanan di tempat istirahat optimal terutama penyediaan bahan bakar minyak, pengisian saldo tol, dan konsumsi. Pengelola telah menyiagakan petugas dan mobil untuk penanganan situasi kedaruratan dan kecelakaan.

Baca JugaMudik Picu Masalah Baru, Jumlah ODP Melesat
Baca JugaMudik Lebaran 2026, Tantangan dan Solusi

Budi Santoso (50) pemudik tujuan Purworejo, Jateng, mengatakan, memilih berangkat pada Senin pagi dari Surabaya. ”Berangkat saat kondisi fisik bugar dan prima serta ke barat yang berarti memunggungi sinar matahari terbit,” katanya saat ditemui di Rest Area 725 Tol Surabaya-Mojokerto,

Budi yang merupakan manajer perusahaan logistik, menyebut menjadi tradisi baginya untuk mudik setidaknya H-6 sampai H-3 Idul Fitri. Tujuannya, bisa beribadah puasa dan Lebaran di kampung kelahiran bersama keluarga dan kerabat.

”Kebetulan istri saya juga dari Purworejo sehingga Lebaran lebih hangat dan akrab,” ujar Budi. Mudik adalah perjalanan dengan tujuan utama selamat dan sehat sampai kampung kelahiran. Untuk itu, berkendara harus hati-hati dan siap lahir batin.

”Bagi saya, mudik itu ya dipersiapkan. Kapan berangkat, lewat tol atau bukan, kendaraan siap atau tidak, dan lebih penting ialah suasana lahir batin yang siap dan gembira,” kata Budi. Untuk itu, mudik harus disiapkan dengan detail dan baik sehingga dapat merayakan Lebaran secara selamat dan sehat.

Sementara itu, VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menyatakan, telah terjadi kenaikan pergerakan mobil pemudik dari Jabodetabek ke timur (Jabar, Jateng, DIY, Jatim) hingga 50 persen. Kenaikan mulai terasa sejak H-10 atau Kamis lalu (12/3/2026).

”Kami mengimbau pemudik untuk tetap waspada dan berhati-hati sehingga perjalanan dapat lancar dan selamat,” kata Ria.

Lebaran 2026 ini, di Jatim, ada bagian jalan tol yang dibuka secara fungsional. Ruas dimaksud ialah Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi. Bagian yang dibuka fungsional kurun 14-29 Maret 2026 pukul 06.00-16.00 WIB, khusus untuk mobil pribadi atau kendaraan Golongan 1, ialah seksi Gending-Kraksaan-Paiton-Besuki.

Dengan pembukaan terbatas atau fungsional itu, perjalanan dari Surabaya ke Besuki, Situbondo, yang rata-rata 4-5 jam bisa terpangkas sampai separuhnya. Waktu tempuh Surabaya-Besuki yang 4-5 jam itu jika berkendara sampai Tol Pasuruan-Probolinggo dilanjutkan Jalan Raya Pantura dan dalam kondisi lalu lintas lancar atau tiada kepadatan apalagi kemacetan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Lalin Jalur Pantura Menuju Jateng Mulai Padat, Didominasi Motor
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Sentimen Global Tutup Rupiah ke Rp16.997/USD
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pertamina Pastikan Pasokan Avtur Aman di 15 Bandara Jatimbalinus Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026
• 3 jam lalupantau.com
thumb
KAI Akan Bangun 8 Tower Hunian di Manggarai, Harga Mulai Rp 500 Juta/Unit
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Daftar Harga iPhone Second Rp7 hingga Rp10 Jutaan, Ini Pilihan Modelnya
• 1 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.