BOGOR, KOMPAS.com - Warga Bogor yang mengikuti mudik gratis bisa menghemat jutaan rupiah untuk ongkos pulang ke kampung halaman.
Peserta mudik gratis, Dedi (53), menghemat sekitar Rp 2 jutaan untuk pulang-pergi mudik dari Bogor ke Pekalongan dan sebaliknya.
Biaya itu digunakan untuk mudik bersama empat anggota keluarganya.
Baca juga: Demi Lebaran di Kampung Halaman, Pemudik Rela Bayar Tiket 2 Kali Lipat hingga War Mudik Gratis
"Hampir sekitar kalau empat orang itu hampir Rp 1,2 jutaan, pulang pergi ya sekitar Rp 2 jutaan," kata Dedi di Alun-alun Kota Bogor, Senin (16/3/2026).
Program mudik gratis tersebut dapat membantu masyarakat menengah ke bawah untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
"Alhamdulillah sih bisa diperbantu juga buat rakyat yang, ya ibaratnya ke bawah lah, menengah ke bawah gitu, biar bisa mudik gratis ini. Dengan adanya mudik gratis, mungkin ya bisa ketemu dengan saudara di sana," ujar dia.
Senada, warga bernama Ismet (42) dapat menghemat Rp 2,5 juta untuk pulang-pergi mudik dari Bogor ke Cirebon maupun sebaliknya.
Ia harus membawa lima anggota keluarganya dengan harga tiket Rp 250.000 per orang.
"Total aja nih, kalau misalkan kita Bogor-Cirebon aja, ongkos itu Rp 250.000, satu orang," tutur dia kepada Kompas.com, pada Senin.
Adanya mudik gratis dapat membantu perantau yang di Bogor untuk pulang ke kampung halaman.
Baca juga: Perantau Hemat Ongkos hingga Rp 5 Juta Berkat Mudik Gratis Jateng
Sempat tidak dapat tiket mudik gratisIsmet telah mencari informasi mudik gratis melalui media sosial.
Dia sempat berebut kuota mudik gratis yang ada di Kabupaten Bogor, tetapi tidak berhasil mendapatkan tiket tersebut.
"Ya, awalnya kita juga berebutan sih dari Instagram apa gitu. Kita mencari informasi dari media sosial juga gitu. Kebetulan di IG Polresta Bogor ada," kata Ismet.
"Ke Kabupaten, Di situ nggak dapet, dapet di sini (Kota Bogor)," lanjut dia.
Berbeda denngan Ismet, Dedi yang perdana mengikuti program ini berhasil mendapatkan tiket mudik gratis tanpa kendala di Kota Bogor.
"Perjuangannya ya alhamdulillah juga sih, juga enggak tahu juga ya. Wallahualam ya, karena mungkin rezeki kita ya. Memang sih sama-sama kan ada di HP juga kita," jelas dia.
Momen mudik akan digunakan untuk berkumpul bersama keluarga besar guna menyambut Hari Raya Idul Fitri.
"Mungkin cuma momennya cuma ada setahun sekali mungkin ya. Kalau buat anak, buat libur sekolah gitu kan bisa berkumpul keluarga sama orangtua, nenek di sana," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




