Masjid Nurul Hidayah Jadi Rekomendasi Itikaf, Siapkan Makanan Ribuan Porsi

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Sepuluh malam terakhir bulan Ramadan selalu menjadi pemantik ramainya masjid di malam hari hingga sahur menjelang. Para pengejar malam Lailatul Qadar banyak menginap di masjid untuk memaksimalkan ibadah.

Itikaf sebutan untuk kegiatan menginap di masjid sambil beribadah itu. Sudah menjadi hal yang lumrah setiap masjid di Indonesia menyiapkan jamuan untuk para jemaah selama bermalam di sana.

Salah satunya adalah Masjid Nurul Hidayah di Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, yang viral karena menyediakan banyak makanan. Bahkan, banyak yang merekomendasikan masjid ini sebagai tempat melaksanakan itikaf.

Sekretaris Pengurus DKM Masjid Nurul Hidayah Brawijaya, Zulfikar, mengatakan pihak masjid memang sudah menyiapkan kebutuhan jemaah sejak jauh hari, termasuk konsumsi selama itikaf.

“Ya memang alhamdulillah di Masjid Nurul Hidayah ini kita sudah menyiapkan sejak jauh-jauh hari untuk persiapan itikaf, ya. Jadi pada sepuluh malam terakhir, itu kita prediksi jemaah yang hadir pun akan banyak, ya, baik malam ganjil maupun genap,” kata Zulfikar saat ditemui di lokasi, Senin (16/3).

Menurut dia, pihak masjid menyiapkan sekitar 1.000 hingga 1.500 paket makanan setiap malam bagi jemaah yang menjalankan itikaf.

“Jadi kita persiapkan itu per hari itu untuk itikaf kurang lebih 1.000 sampai 1.500 paket makanan,” ujarnya.

Menu yang disediakan pun bervariasi agar jemaah tidak bosan. Pada tengah malam, sekitar pukul 00.00 hingga 02.00 WIB, masjid menyiapkan makanan ringan hingga makanan berkuah seperti soto maupun bakso.

“Jadi kalau pada saat mulai jam 12 sampai jam 2 kurang lebih, itu kita sudah persiapkan makanan ringan atau makanan cemilan lah istilahnya. Ada kadang-kadang soto kudus, ada kadang bakwan, bakso malang, kadang ada bubur juga, bubur yang lagi hype juga di Jaksel, Bubur Furoda, ya. Itu luar biasa animonya. Dan juga kita siapkan juga kopi dan juga coklat botol untuk jemaah yang hadir pada itikaf tersebut,” jelasnya.

Selain itu, masjid juga menyiapkan makanan berat menjelang sahur bagi para jemaah yang mengikuti rangkaian ibadah malam.

“Nah, setelah pada saat setelah kita qiyamulail, ya di itikaf nih, itu ada makanan berat, nasi box. Itu kita siapkan 1.500 sampai 2.000 nasi,” ucapnya.

Zulfikar menambahkan, seluruh pendanaan konsumsi tersebut berasal dari donasi jemaah dan kotak amal masjid.

“Iya alhamdulillah untuk pendanaan dari donatur, ya, dari jemaah masjid juga, dari kotak amal dan juga kotak infak sedekah yang ada. Itu kita manfaatkan, kita maksimalkan semaksimal mungkin karena ini adalah faktor trust dari masyarakat yang telah berinfak ke masjid, kita kembalikan lagi ke jemaah lagi atau ke masyarakat lagi,” tutur dia.

Masjid Nurul Hidayah juga membuka kesempatan itikaf bagi siapa saja, termasuk jemaah dari luar Jakarta.

Menurut Zulfikar, jemaah yang datang tidak hanya dari sekitar masjid, tetapi juga dari wilayah Jabodetabek seperti Depok, Bekasi, hingga Tangerang.

“Ya, untuk yang itikaf itu kita buka seluas-luasnya, siapa pun boleh itikaf di Masjid Nurul Hidayah,” katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Bulan Buron, Ini Wajah Terduga Pembunuh Bu Guru SD Depok di Bogor
• 4 jam laludetik.com
thumb
KPop Demon Hunters Menang Piala Oscar untuk Film Animasi Terbaik, Kalahkan Zootopia 2 dan Elio
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Program MBG di Depok Diperkuat, BGN Validasi Data Penerima Manfaat
• 2 jam lalurealita.co
thumb
Ora 03 Mobil Listrik Simpel Tanpa Banyak Drama Utak-Atik!
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Klasemen Serie A Liga Italia Usai AC Milan Dibungkam Lazio di Olimpico
• 13 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.