jpnn.com, GARUT - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) memiliki peran penting dan strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2027 di Pendopo Garut, Jawa Barat, Senin (16/3).
BACA JUGA: 143,9 Juta Orang Diprediksi Mudik, Wamendagri Wiyagus Minta Pemda Lakukan Antisipasi
Menurut Wiyagus, Musrenbang menjadi forum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyelaraskan berbagai program pembangunan agar perencanaan yang dihasilkan lebih terarah dan efektif.
“Bapak-Ibu sekalian, sekali lagi bahwa Musrenbang ini penting, sangat penting dan sangat strategis," tegas Wamendagri Wiyagus.
BACA JUGA: Wamendagri Akhmad Wiyagus Dorong Pemda Mempercepat Penanggulangan TBC
Sebab, Wamendagri Wiyagus menjelaskan dalam forum ini semua pemangku kepentingan ini akan melakukan penajaman, kemudian penyelarasan dan juga klarifikasi program.
"Kemudian juga kegiatan-kegiatan, sub-kegiatan yang diusulkan, kemudian disepakati oleh berbagai macam kepentingan sehingga pada tahun 2027 ini perencanaan pembangunan ini benar-benar jelas,” jelasnya.
BACA JUGA: DWP Kemendagri Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Kompleks DDN Karang Mulya
Dia juga menyampaikan kualitas perencanaan sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah.
Wamendagri mengingatkan perencanaan yang baik dapat menentukan hingga sekitar 80 persen capaian tujuan pembangunan.
Dia juga menilai dinamika yang muncul dalam proses Musrenbang merupakan hal yang wajar dan justru menjadi bagian penting dari proses perencanaan yang seharusnya berlangsung.
Dalam kesempatan tersebut, Wamendagri Wiyagus juga menekankan kepala daerah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan berbagai urusan pemerintahan berjalan dengan baik, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar bagi masyarakat.
“(Harapan kami) Musrenbang ini bisa berjalan sesuai dengan keinginan Pak Bupati tadi yang sudah dipaparkan secara detail. Sebenarnya itu adalah gambaran ketahanan daerah Kabupaten Garut yang terdiri dari berbagai macam aspek kehidupan dan cerminan dari amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah terkait dengan urusan pemerintah,” katanya.
Wamendagri Wiyagus menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah juga ditopang berbagai indikator kemajuan yang telah dicapai.
Dalam hal ini, dia mengapresiasi capaian Kabupaten Garut yang dinilai memiliki tingkat daya saing daerah yang cukup tinggi, bahkan melampaui rata-rata indeks daya saing nasional.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting bagi daerah untuk semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.
Lebih lanjut, Wiyagus juga mendorong pemerintah daerah (Pemda) agar mampu memanfaatkan berbagai program strategis nasional yang telah disiapkan pemerintah pusat untuk memperkuat pembangunan daerah.
“Pemerintah pusat sudah memikirkan hal itu sebenarnya melalui beberapa program strategis nasional seperti MBG, kemudian Sekolah Rakyat, kemudian juga CKG, Cek Kesehatan Gratis, kemudian juga bagaimana meningkatkan pendapatan daerah, kemudian juga memperbanyak kesempatan bekerja bagi masyarakat,” jelasnya.
Dia menegaskan berbagai program tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal oleh Pemda agar dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Ini harus benar-benar ditangkap oleh kepala daerah untuk bisa memanfaatkan program strategis nasional ini ditarik ke Kabupaten Garut,” tandasnya. (mrk/jpnn)
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi




