BGN Ajak Publik Kawal Program MBG Melalui Call Center 127

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG — Badan Gizi Nasional (BGN) mempersilakan masyarakat memanfaatkan layanan pengaduan program Makan Bergizi Gratis (MBG) call center 127 jika masyarakat menemukan atau mengetahui masalah terkait program tersebut.

"Permasalahan dalam menu makanan MBG dan lainnya bisa dicarikan solusi secara bersama-sama dengan mengadu ke kanal yang tepat, selain call center 127, juga bisa melalui website BGN," kata Tenaga Layanan Ops Deputi Bidang Promosi dan Kerja sama BGN Rahma Dewi Auliyasari, di Palembang, Sumsel.

Baca Juga
  • Menko Zulhas Apresiasi Yayasan Garuda Biru Jalankan Program MBG
  • Dapat MBG Isi Ubi Bakar, Siswa MI Majalengka Ngadu ke KDM, SPPG Beri Penjelasan
  • Ekonomi Global Bergejolak, Program MBG Dinilai Hadapi Tantangan Keberlanjutan

Seusai melakukan kegiatan sosialisasi bersama Anggota Komisi IX DPR RI di wilayah Sumatera Selatan, Rahma mengatakan, sudah seharusnya masyarakat memanfaatkan layanan pengaduan yang dibuka BGN secara resmi itu.

"Jangan ragu untuk menyampaikan pengaduan di saluran resmi itu, setiap permasalahan menu makanan MBG dan lainnya akan ditindaklanjuti oleh pejabat berwenang," ujarnya.

/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%}
.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dia menjelaskan, MBG adalah salah satu program prioritas pemerintah yang perlu disukseskan bersama, karena tujuannya mulia yakni membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Selain itu, melalui MBG pemerintah juga berupaya menekan angka kasus kekerdilan atau gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis (stunting).

Program MBG bukan sekadar pemenuhan makan bergizi, tetapi juga dirancang untuk dapat menciptakan lapangan kerja yang bisa menggerakkan perekonomian masyarakat lokal, jelas Rahma.

Sementara, Anggota Komisi IX DPR RI Sri Meliyana ketika melakukan sosialisasi program MBG di Pendopoan Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan pada pekan kedua Maret 2026 menjelaskan pihaknya bersama BGN berupaya mengedukasi masyarakat serta memperkuat koordinasi, sinergi, dan integrasi program tersebut hingga tingkat daerah.

Upaya tersebut untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan semua pihak melakukan kontrol, agar program itu bisa berjalan lebih baik dan berkesinambungan.

“MBG diharapkan mampu menjadi kebiasaan baik, khususnya bagi anak-anak, harapannya mereka akan mendapatkan makanan bergizi di sekolah yang sesuai dengan nilai gizi di usianya yang kemudian dapat terbawa hingga ke rumah,” ujar Sri Meliyana.

 

 

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Zakat Fitrah Pakai Uang, Nominalnya Berapa? Ini Ketentuan Terbaru BAZNAS untuk Ramadhan 1447 H/2026
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Barcelona vs Sevilla, Raphinha Hattrick, El Barca Kokoh di Puncak Klasemen La Liga
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kenapa Orang Pendiam Sering Disalahpahami?
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Bungkam Aston Villa 3-1, King MU Kokoh di Posisi 3 Klasemen Liga Inggris
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bahlil Desak Percepatan Investasi Proyek Abadi Masela
• 4 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.