Liputan6.com, Jakarta - Tim Advokasi untuk Demokrasi mendesak agar Presiden Prabowo Subianto membentuk tim investigasi independen pascainsiden penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Diduga kuat, penyiraman air keras dilakukan secara terencana.
Staf Advokasi Internasional di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Afif Abdul Qoyim, mengatakan pembentukan tim investigasi penting untuk memastikan pengungkapan fakta kasus penyiraman air keras terhadap Andrie dilakukan secara objektif dan menyeluruh.
Advertisement
“Desakan kami dari Tim Advokasi untuk Demokrasi ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia untuk membentuk tim investigasi independen dengan berkonsultasi kepada pendamping dan keluarga korban dalam pembentukannya untuk menjamin pengungkapan fakta yang objektif dan menyeluruh,” kata Afif dalam konferensi pers di Kantor YLBHI, Jakarta, Senin (16/3/2026).




