REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas one way atau satu arah. Rekayasa ini dilakukan sebagai antisipasi kemacetan saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).
"Tentunya nanti ada rekayasa dengan one way sepenggal dari mulai arah Utara-Selatan ataupun dari arah Barat ke Timur maupun sebaliknya," kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra saat dikonfirmasi, Jumat (13/3/2026).
Baca Juga
Strategi 'One Way Sepenggal' Efektif Urai Kemacetan Mudik di Nagreg
Kapan Penerapan One Way di Jalur Mudik Diberlakukan? Ini Kriterianya
One Way hingga Ganjil Genap Disiapkan untuk Mudik Lebaran
Seperti diketahui wilayah hukum Polres Cimahi yang meliputi Kota Cimahi dan KBB merupakan jalur lintasan pemudik yang biasanya mengarah dari Jakarta-Bogor-Sukabumi-Cianjur-Cipatat-Padalarang via Jalan Raya Cipatat-Padalarang-Cimahi-Bandung. Kemudian dari arah Karawang-Purwakarta-Cikalongwetan-Padalarang-Cimahi-Bandung via Jalan Raya Purwakarta serta dari arah Subang via Lembang menuju Bandung hingga wilayah Priangan seperti Garut, Tasik dan sebagainya.
Polisi juga sudah memetakan jalur-jalur yang dinilai masuk zona merah kemacetan sehingga dibutuhkan perhatian khusus berdasarkan hasil evaluasi mudik tahun 2025. Yakni di kawasan Pasar Tagog Apu, Simpang Cimareme dan Simpang Beatrik.
/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%} .rec-desc {padding: 7px !important;} "Itu tiga trouble spot yang perlu konsentrasi. Untuk wilayah Cimahi, tentunya yang tadi disampaikan beberapa trouble spotnya yaitu lebih kepada bukan pasar tumpah tapi pasar kaget," ujar Niko.